Bupati Minta BPBD Landak Lebih Reponsif Terhadap Daerah Bencana

oleh

Bupati Landak dr.Karolin meninjau kesiapan alat-alat yang dimiliki BPBD Landak, Jumat (18/08/17). (Foto: Istimewa)

NGABANG, LANDAK NEWS – Dalam upaya menanggulangi bencana banjir yang melanda beberapa Desa di Kabupaten Landak, Bupati Landak, dr. Karolin Margret Natasa meminta Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Landak untuk lebih responsif dengan melakukan patroli dan mitigasi di wilayah yang terendam banjir.

“Semua harus standby karena posisinya di Badan Penanggulangan Bencana itu kita tidak tahu bencana itu kapan, setelah asap sekarang banjir. Jadi hari ini secara khusus saya datang untuk mengecek kesiapan kita menghadapi banjir. Beberapa hari kedepan kita masih harus meningkatkan kewaspadaan. Jadi saya harapkan tidak ada yang ijin dulu, semuanya harus berada ditempat sambil menentukan langkah-langkah yang akan kita lakukan untuk bisa menangani dan membantu masyarakat kita yang mengalami musibah,” ungkap Karolin saat mengecek kesiapan tim Penanggulangan Bencana di Kantor BPBD Kabupaten Landak, Jumat.

Mantan Anggota DPR RI itu mengatakan ada 4 desa yang saat ini masih tergenang banjir dan masih ada beberapa wilayah yang juga berpotensi rawan banjir sehingga BPBD harus selalu melakukan langkah antisipasi menghadapi bencana tersebut.

“Sampai dengan hari ini, ada beberapa yang sampai saat ini masih tergenang banjir yaitu Desa Sidas, Songga, Darit dan Setolok jadi total ada 4 desa. Untuk yang berpotensi rawan banjir karena biasanya tiap tahun banjir itu masih ada beberapa desa lagi, oleh karena itu pada hari ini saya mengecek kesiapan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Landak untuk menhadapi kemungkinan banjir diwilayah Kabupaten Landak,” tutur Karolin.

Wantia kelahiran mempawah 35 tahun silam itu menjelaskan langkah-langkah yang dipersiapkan oleh tim penanggulangan bencana daerah antara lain adalah menyiapkan tim patroli dan sambang masyarakat, koordinasi dengan BPBD Provinsi, pengecekan logsitik, sarana dan prasarana bagi kebutuhan masyarakat yang mengalami musibah tersebut.

“Untuk sementara kita menyiapkan tim untuk melakukan patroli dan mitigasi kemudian meminta bantuan dari BPBD Provinsi Kalimantan Barat jika diperlukan, mengecek logistik, mengecek sarana dan prasarana, kemudian kita juga menyiapkan air bersih untuk warga yang saat ini tempatnya masih terendam banjir, membuka posko apabila banjirnya berkelanjutan, serta menyiapkan rencana evakuasi bagi masyarakat yang tidak bisa tinggal dirumahnya karena banjir.

Karolin juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada tim BPBD Kabupaten Landak yang bertugas di lapangan.

Saya ucapkan terima kasih untuk semua yang telah bertugas di Badan Penanggulangan Bencana. Saya tahu ini bukan pekerjaan yang mudah seringkali harus berada dilapangan. Ini bagian dari resiko pekerjaan, jalankan sebaik-baiknya dan bertanggung jawab. (One)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *