PAUD Pondasi Awal Pembangunan Manusia

oleh

Bupati Landak dr. Karolin Margret Natasa foto bersama para undangan  di Kantor Kecamatan Jelimpo, Jumat (18/08/17). (Foto: Istimewa)

NGABANG, LANDAK NEWS – Bupati Landak, dr. Karolin Margret Natasa mengatakan pendidikan anak usia dini merupakan pondasi awal dalam upaya meningkatkan pembangunan sumber daya manusia di Kabupaten Landak.

“Keberadaan PAUD merupakan sesuatu yang sangat penting dan strategis karena pendidikan anak usia dini merupakan pondasi awal pembangunan manusia tanpa pondasi awal yang baik, ibarat kita membuat rumah dikhawatirkan walaupun nanti rumahnya jadi tapi bisa roboh. Oleh karena itu, perhatian kita terhadap pendidikan anak di usia dini merupakan sesuatu yang sangat penting,” ucap Karolin saat mengukuhkan pengurus HIMPAUDI Jelimpo di Kantor Kecamatan Jelimpo, Jumat (18/08/17).

Mantan Anggota DPR RI itu menyampaikan ucapan terima kasihnya atas dedikasi yang tinggi dari pengurus HIMPAUDI yang telah memberikan pengabdiannya atas pendidikan anak-anak di usia emas tersebut.

“Saya ucapkan terima kasih kepada Bapak dan Ibu yang selama ini telah memberikan dedikasi, kerja keras, pikiran dan tenaga bahkan mungkin biaya untuk bisa memberikan yang terbaik bagi anak-anak kita, ” kata Karolin.

Karolin berharap setiap Desa yang ada di Kabupaten Landak memiliki PAUD dan bagi Desa yang telah memiliki PAUD wajib meningkatkan kualitasnya agar generasi mendatang jauh lebih baik dibandingkan saat ini.

“HIMPAUDI ini juga memiliki tugas dan peran yang sangat penting untuk membina dan memantau anggotanya. Jangan sampai melalui PAUD nanti diajarkan aliran-aliran radikal atau didoktrin dengan hal-hal yang berlawanan dengan prinsip-prinsip berbangsa dan bernegara,” imbuhnya.

Diakuinya, saat ini pemerintah telah mendorong agar ada kemandirian atau swadaya masyarakat untuk pembinaan PAUD disamping upaya pemerintah saat ini melalui Dana Desa telah memberikan kelonggaran dan kemudahan bagi setiap Desa mengalokasikan Dananya untuk pembinaan bagi para guru maupun pengelola PAUD. Walaupun masih sangat terbatas tetap memerlukan partisipasi dari masyarakat Desa.

“Melalui Camat dan Dinas Pendidikan kami harapkan pembinaan dapat terus dilaksanakan terutama advokasi kepada para kepala desa agar mau menganggarkan juga untuk PAUD dan PKK di Desanya. Jangan sampai hanya mau buat rabat betul saja terus. Kenapa harus ada penganggaran untuk PAUD, karena pembangunan manusia itu yang paling penting. Pembangunan fisik itu penting untuk menunjang pembangunan manusia.
Pembangunan fisik tanpa pembangunan manusia adalah sia-sia,” pungkas Karolin. (One)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *