Identitas Sepasang Mayat Laki-Laki dan Perempuan Mulai Terkuak

oleh

Inilah wajah diduga KS (23) yang meninggal bersama laki-laki ditemukan warga, Selasa (19/09). (Foto: Istimewa)

NGABANG, LANDAK NEWS – Tidak begitu lama, usai penemuan sepasang mayat laki-laki dan perempuan di  semak-semak di Dusun Sungai Buluh, Desa Hilir Kantor, Kecamatan Ngabang, Selasa (19/9) membuat heboh warga.

Mulai terungkap kedua identitas mayat ini. Berdasarkan informasi yang didapat, mayat perempuan tersebut diduga berinisial KS (23).

“Statusnya sudah bersuami dan mempunyai seorang anak. Suaminya ada di Pontianak,” ujar sumber.

Anggota Polsek Ngabang mendatanggi rumah orangtua KS di Dusun Pulau Bendu.

Namun di rumah tersebut sudah tidak berpenghuni sejak sepekan belakangan.

“Orangtuanya sudah pulang ke Manado,” kata Koko, tetangga orangtua KS.

Kemudian Koko menceritakan, sepengetahuan dirinya KS memang tidak tinggal bersama orangtuanya lagi.

“Dia (KS) kalau tidak salah ngekos atau ngontrak, tapi tidak dengan suaminya,” katanya.

Foto yang diduga adalah mayat perempuan itu juga sudah menjadi viral di media sosial.

Identitas Pria Mulai Terungkap

Setelah identitas mayat berjenis kelamin perempuan diketahui, yang sebelumnya ditemukan bersama dengan mayat laki-laki disemak-semak yang berada di Dusun Sungai Buluh, Desa Hilir Kantor, Kecamatan Ngabang pada Selasa (19/9/2017) sore.

Selanjutnya identitas mayat laki-laki tersebut juga mulai mendapat titik terang.

Berdasarkan informasi yang diperoleh di lapangan, mayat laki-laki tersebut diduga merupakan selingkuhan dari KS dan bekerja di Ngabang.

Hal itu diperkuat oleh keterangan dari suami KS yang sedang berada di Pontianak ketika ditelpon pihak Polsek Ngabang.

Dimana sang pria yang dimaksud oleh suami KS adalah juru masak (Koki) di satu diantara rumah makan di Ngabang.

Karena beberapa waktu yang lalu, suami KS pernah melihat istrinya bersama pria yang dimaksud.

Selanjutnya pengecekan pun dilakukan ke rumah makan tersebut.

Oleh pemilik rumah makan mengakui, pria yang dimaksud oleh suami KS memang tidak bekerja selama 1 minggu.

Disamping itu juga, rokok yang ditemukan di lokasi mayat juga sama persis dengan rokok yang biasa dihisap oleh pria yang dimaksud oleh suami KS.

“Dari rokok kita juga mencurigai seseorang, dan kebetulan seseorang tersebut sudah tidak bekerja satu minggu,” terang Kapolres Landak AKBP Bowo Gede Imantio.

Meski demikian Kapolres masih belum bisa memastikan apakah pria yang dicurigai tersebut adalah mayat laki-laki itu.

“Keterangan itu ditemukan oleh anggota yang di lapangan, dan masih kita dalami lagi. Jadi belum bisa kita pastikan identitas mayat laki-laki itu, apakah benar itu adalah pria yang dicurigai,” katanya. (Tim Liputan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *