903 Pelanggar Terjaring OPS Keselamatan Kapuas 2018 Polres Landak

oleh

NGABANG, LANDAKNEWS – Operasi Keselamatan Kapuas 2018 berakhir, Minggu (25/03/018). Satuan Lalu Lintas Polres Landak selaku fungsi yang dikedepankan melaksanakan rapat analisa dan evaluasi.

Rapat Anev ini dipimpin oleh Plt Kasat Lantas Polres Landak Kompol Agus Supriyadi dan diikuti oleh seluruh personil Sat Lantas, membahas tentang kegiatan yang telah dilakukan serta hal-hal yang menjadi temuan ataupun hambatan selama pelaksanaan Operasi Keselamatan 2018.

“Secara umum pelaksanaan Operasi Keselamatan 2018 di Polres Landak, telah berjalan dengan baik dan telah dilaksanakan secara maksimal serta tidak ditemukan hal-hal yang menjadi hambatan yang krusial“ ungkap Plt Kasat Lantas.

Agus menambahkan selama pelaksanaan operasi telah dilaksanakan beberapa kegiatan yaitu sosialisasi melalui siaran radio, media on line seperti FB, Instragram, media cetak, sosialisasi dengan blusukan ke tempat-tempat keramaian (pasar & terminal), Polantas Serbu Sekolah dengan menjadi Pembina Upacara, Polsanak (Polisi Sahabat Anak), Bersama Kita Bisa (rajia bersama instansi terkait), Ngobras (Nongkrong dan Ngobrol Bareng Polantas), sosialisasi kepada komunitas Ojek, himbauan tertib lalulintas di kawasan tertib lalulintas, Lensa Kamseltibcar Lantas, pembuatan video edukasi himbauan tertib berlalu Lintas dan kegiatan-kegiatan lainnya.

Selama 21 hari Ops Keselamatan tercatat 903 pelanggar yang terjaring dimana yaitu 843 pelanggar diberikan teguran tertulis sedangkan 60 pelanggar diberikan tilang.

Cara penegakkan hukum yang diberikan berbeda karena 60 pelanggar yang menerima tilang melakukan pelanggaran yang berpotensi sebabkan kecelakaan lalu lintas.

Berdasarkan data, jenis pelanggaran yang banyak terjadi yaitu pengemudi kendaraan R4 atau lebih yang tidak memakai sabuk keselamatan, penggunaan sepeda motor oleh anak dibawah umur, dan perlengkapan kendaraan seperti spion, knalpot racingi, dsb.

Selama operasi juga telah terjadi 2 kasus dengan korban meninggal dunia 1 orang, luka berat 1 orang, dan kerugian materil Rp.39.000.000.

Kapolres Landak AKBP Bowo Gede Imantio SIK,MH menghimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Landak untuk membudayakan sikap malu melanggar peraturan lalu lintas.
Plt. Kasat Lantas Kompol Agus Supriadi mengatakan operasi kali ini masih terjadi kecelakaan lalu lintas dengan korban meninggal dunia, kedepannya diharapkan tidak ada lagi masyarakat yang alami kecelakaan yaitu dengan membiasakan diri tertib berlalu lintas. Karena kecelakaan lalu lintas pada umumnya diawali dengan pelanggaran.

Penulis: Diwan Saputra
Editor: One

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *