Bhabinkamtibmas dan Warga Bangun Jembatan Darurat

oleh

UNTANG, LANDAKNEWS – Bhabinkamtibmas Desa Untang BRIPKA. Ewaldus Leo bersama warga Dusun Loeng Desa Untang Kecamatan Banyuke Hulu, gotong – royong bersama warga binaannya membangun jembatan darurat dari drum Plastik dan kayu untuk dapat dilewati masyarakat, dikarenakan jembatan darurat yang lama sudah tidak layak digunakan lagi,  terlebih jembatan tersebut sangat penting bagi masyarakat sekitarnya, Selasa (15/05/2018).

“Pembuatan jembatan darurat itu dikarenakan jembatan lama sudah tidak layak pakai, selalu menghambat aktivitas warga yang apabila cuaca hujan air turun dari gunung membuat warga tidak bisa menyeberang dikarenakan debit air sungai meluap dan deras.  Sehingga warga harus menunggu hingga berjam-jam hingga air agak mengering/surut, barulah warga bisa menyeberangi sungai tersebut, dikarenakan tidak ada jembatan penyeberangan lainnya,” kata Leo.

Leo, menyampaikan pembuatan Jembatan darurat ini untuk menghubungkan jalan Dusun Loeng dan Dusun Bandol.

“Dengan dibangunnya jembatan darutat ini, dapat membantu warga saat melintasi sungai tersebut, terutama saat mengangkut hasil bumi ke pasar, ” katanya.

Leo bersama Kepala Desa Untang Edias, Kepala Dusun Loeng Agustinus Mulus dan warga Dusun Loeng dibantu warga Dusun Bandol secara gotong royong membuat jembatan penyeberangan.

“Semoga aktivitas masyarakat tetap normal saat musim penghujan terutama untuk mengakut hasil kebun yang akan dijual ke pasar,  ” harap Leo.

Kepala Desa Untang Edias, mengungkapkan terima kasihnya atas bantuan dan dukungan yang diberikan oleh Bripka Ewaldus Leo yang dengan ikhlas membantu membangun jembatan ini.

“Jembatan ini sangat dibutuhkan warga di sini, jembatan ini adalah akses penting yang menghubungkan Dusun Loeng dan Dusun Bandol, jembatan darurat ini mengganti jembatan gantung yang sudah roboh pada tahun 2015 lalu, sehingga masyarakat membuat jembatan darurat, namun tadi malam (14/05) kembali rusak dikarenakan air sungai Banyuke meluap dan posisi jembatan miring, dikhawatirkan ada korban jiwa, atas usulan Bhabinkamtibmas berkoordinasi dengan saya maka jembatan darurat ini dibangun guna kelancaran kegiatan anak sekolah dan masyarakat beraktifitas dengan lancar, ” harapnya.

Sementara Kepala Dusun Loeng Agustinus Mulus  berharap, Pemerintah melalui Dinas terkait cepat dan tanggap dengan memperhatikan dan membangun jembatan tersebut. Pasalnya, jembatan darurat ini sudah kelima kalinya, karena jembatan ini merupakan akses vital bagi warga yang hendak dan dari daerah mereka.

“Tidak ada jalan lain selain harus melewati jembatan darurat ini. Ya kalau bisa Pemerintah Kabupaten Landak memperhatikanlah nasib kami ini, dengan membangun jembatan baru secepatnya,” harap Agustinus Mulus.

Ditempat terpisah Kapolsek Menyuke Polres Landak IPTU R. Dolok Saribu menerangkan ” bahwa gotong – royong atau kerja bakti yang dilaksankan Bhabinkamtibmas, merupakan kegiatan sosial yang manfaatnya langsung  yang dapat dirasakan oleh masyarakat”, terang beliau.

Penulis : Efdi
Editor: One

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *