Lantamal XII peringati Nuzulul Quran

oleh

Lantamal XII Pontianak, Kamis (7/6) mengelar peringatan Nuzulul Qur’an dan buka bersama pengurus dan anak-anak Panti Asuhan Pepabri di Gedung Malahayati Mako Lantamal Pontianak, Jalan Komyos Sudarso. (istimewa)

PONTIANAK, LANDAKNEWS – Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Lantamal) XII Pontianak, Kamis (7/6) mengelar peringatan Nuzulul Qur’an dan buka bersama pengurus dan anak-anak Panti Asuhan Pepabri di Gedung Malahayati Markas Komando (Mako) Lantamal XII Pontianak Jalan Komyos Sudarso, Pontianak Kalimantan Barat.

“Terselenggaranya kegiatan ini perlu kita sukuro bersama karena hingga saat ini kita dapat berkumpul dalam rangka peringatan Nuzulul Qur’an tahun 1439 H dan buka bersama, dalam keadaan sehat wal’ afiat,” kata Danlantamal Laksamana Pertama (Laksma) TNI Gregorius Agung di Pontianak.

Dikatakannya, nuzulul qur’an merupakan peristiwa penting saat diturunkan Al-Quran pertama kali yaitu pada bulan ramadhan, Al-Quran adalah kumpulan firman allah subhanahu wa ta ’ala yang menjadi petunjuk bagi umat manusia, khususnya umat muslim yang sekaligus sebagai pembeda antara yang hak dan yang bathil.

“Oleh karena itu, dalam memperingati nuzulul quran kali lnl, hikmah yang paling utama adalah ketaatan kita kepada allah subhanahu wa ta’ala yang teraktualisasi dalam kehidupan sehari-hari yang senantiasa berpedoman pada al-qur’an nul karim,” katanya.

Adapuyn tema peringatan nuzulul qur’an kali ini adalah “jadikan hikmah nuzulul quran tahun 1439 H/ 2018 kita tingkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah sWT sebagai landasan moral dalam melaksanakan tugas pokok TNI”.

“Bila kita cermati, tema ini sangat sarat makna yaitu, pertama bagaimana kita dapat mengoptimalkan bulan ramadhan ini untuk lebih meningkatkan iman dan taqwa kita kepada Allah subhanahu wa ta ’alla melalui serangkaian amal ibadah yang diperintahkan,” katanya.

Kemudian ujarnya lagi, terbangunnya kemamapuan komunikasi sosial prajurit tni angkatan laut karena adanya peningkatan ibadah secara berjamaah.

“Terjalinnya soliditas tni dan rakyat karena hubungan silaturahmi atas dasar saling menghormati berlandaskan Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika,” imbuhnya.

Selain itu tambahnya lagi, terciptanya persatuan dan kesatuan yang kokoh, karena adanya toleransi yang kuat antar umat beragama sebagai wujud kesolehan sosial yang terbentuk melalui ibadah puasa Ramadhan.

“Pada kesempatan yang berbahagia ini, saya mengucapkan terima kasih kepada bapak Ustadz H Abriandi, yang telah berkenan hadir di tengah-tengah kita dan atas kesediaannya untuk menyampaikan tausiah hikmah puasa ramadhan serta nuzulul qur’an kepada kita semua, selanjutnya di akhir acara buka bersama pemberian tali asih Danlantamal XII kepada 25 anak Yatim piatu Yayasan Pepabri,” katanya.

Sumber: Antara Kalbar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *