Di Kabupaten Landak,  Karolin-Gidot Raih 218.968 Suara

oleh

NGABANG,  LANDAKNEWS – KPU Landak menggelar Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Penghitungan Suara di Tingkat Kabupaten Dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur  Kalbar Tahun 2018, Kamis (05/07/18), di Aula Sidang DPRD Landak,  berlangsung aman.

Ketua KPU Landak Herkulanus Yakobus,  didampinggi empat anggota membuka langsung rapat pleno,  disaksikan
Wakil Bupati Landak Herculanus Heriadi, Ketua DPRD Landak Heri Saman,  Dandim 1201/MPW Letkol Arm Anom Wirasunu,  Kapolres Landak AKBP.  Bowo Gede Imantio,  Danyon Armed 16/Komposit Ngabang Letkol Arm Victor Jacob Lucas Lopulalan, Kajari Landak Rahmad Purwanto,  Partai Politik, PPK se Kabupaten Landak,  Panwaslu Kabupaten Landak, saksi paslon, dan undangan lainnya.

Dari hasil rapat pleno,  ditetapakan pasangan calon nomor urut 1 Milton Crosby-Boyman meriah 6.361 suara.  Kemudian pasangan calon nomor urut 2 Karolin-Gidot meriah 218.968 suara dan pasangan calon nomor urut 3 Midji-Norsan meriah 20.634 suara.

Dengan suara sah 245.963 suara,  dan suara tidak sah 2.995 suara. Sehingga total suara sah ditambah dengan suara tidak sah diperoleh  248.958 suara.

“Dengan masukan,  koreksi sehingga kedepan Pilkada Gubernur dan Wakil Gubernur Kalbar semakin baik, ” kata Yakobus.

Sementara itu dalam arahannya, Wabup Landak, Herculanus Heriadi mengatakan, sejak dilakukannya pemungutan suara Pilgub Kalbar pada 27 Juni lalu, Kamis kemarin sudah memasuki hari ke sembilan usai pelaksanaan pemungutan suara.

“Bagaimana proses pungut hitung mulai dari tingkat KPPS, PPS dan 13 PPK se Landak, sudah melakukan pleno tingkat kecamatan. Saat ini kita melaksanakan rapat pleno tingkat kabupaten. Saya minta, usai pelaksanaan pleno tingkat kabupaten ini, situasi Kamtibmas di Landak bisa aman dan kondusif sambil kita menunggu hasil pleno di tingkat yang lebih tinggi lagi yakni di KPU Provinsi Kalbar yang direncanakan pada tanggal 9 Juli mendatang,” harap Wabup.

Ia juga berharap, proses pleno di tingkat Provinsi Kalbar juga bisa berjalan aman dan lancar. Dengan demikian, secepatnya Kalbar akan memiliki pemimpin Kalbar yang definitif.

“Harapan kami dari Pemkab Landak, jajaran Forkopimda, pihak keamanan maupun tokoh masyarakat dan elemen masyarakat lainnya, proses tahapan Pilgub Kalbar ini akan berjalan aman dan lancar sampai kepada tahapan akhir,” harap mantan Plt Bupati Landak ini.

Terlebih lagi di Landak, Heriadi berharap kepada masyarakat bisa menerima hasil pleno KPU tersebut.

“Siapapun yang menang dan kalah, kita harus bisa menerimanya. Apalagi hasil pleno di tingkat KPU ini, merupakan suara sah yang diperoleh masing-masing Paslon,” katanya.

Heriadi berharap, kepada masyarakat khususnya di Landak untuk tenang dan jangan mudah terprovokas.

“Masyarakat juga kita harapkan jangan mudah ditunggangi oleh oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab. Masyarakat juga saya mintakan jangan mudah terpancing dengan isu-isu yang bersifat Hoax, sehingga membuat kita resah,” pinta Wabup Landak dua periode ini.

Ia menambahkan, menyikapi sejumlah kejadian dan pergerakan masa dalam pertarungan Pilkada, jika ada riak-riak yang terjadi, itu adalah hal-hal yang biasa.

“Kekecewaan itu hal yang biasa dalam berdemokrasi. Tapi dalam hal ini, kita harus menghormati apapun hasil dari rapat pleno KPU tersebut,” tegasnya.

Penulis: hi74
Editor: One

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *