Warga Muslim Dan Non Muslim Desa Amboyo Inti Gelar Adat Tolak Bala Bersama

oleh

NGABANG, LANDAKNEWS– Bertepatan dengan digelarnya tahapan pleno di Kabupaten Landak, Kamis (5/7) bertempat di Dusun Gasing afdling II km. 9 Ngabang juga di laksanakan kegiatan Adat Tolak Bala bersama yang diikuti oleh warga muslim dan non mislim.

Adat Tolak Bala digelar merupakan aspirasi dan keinginan masyarakat dusun Gasing Desa Amboyo Inti dalam rangka mengatasi kecemasan masyarakat atas isu isu negatif yang berpotensi menganggu situasi keamanan dilingkungan tersebut.

Kegiatan yang dihadiri Pj. Kades Amboyo Inti Asiur, Babinsa Serda Victor P , Bhabinkamtibmas Brigpol Suyono Hermanto serta masyarakat Dusun Gasing.

” Adat Tolak Bala ini kita lakukan dalam rangka menyikapi situasi sosial dan keamanan pasca pilkada yang beberapa hari ini berkembang kurang begitu baik . Kita berharap setelah dilaksanakan adat ini masyarakat sekitar dapat tenang dan terjauhkan dari musibah atau bahaya ” tutur Pj Kades Asiur.

Ritual adat Tolak Bala dipimpin oleh Pesirah Adat Dayak Binua Pantu Pak Untung diikuti sekitar 150 orang masyarakat Dusun Gasing afdeling II Desa Amboyo Inti.

” Dusun Gasing afdeling II merupakan lingkungan masyarakat yang multi etnis sehingga budaya toleransi mesti tercipta dengan baik” ungkap Serda Victor. P

“kita dapat lihat ketika dalam pelaksanaan adat, kegiatan makan bersama difokuskan di dua tempat yaitu rumah Cenghin untuk yang non muslim dan di rumah Marno untuk muslim ” lanjut Victor.

” Disinilah dapat kita saksikan wujud masyarakat yang bertoleransi dan senantiasa menjaga kebhinekaan, hal ini mesti diapresiasi dan dicontoh oleh masyarkat luas guna menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia ” ungkap Bhabinkamtibmas Brigpol Suyono Hermanto disela sela kegiatan.

Penulis : Bayu
Editor: One

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *