Tiga Partai Besar di Landak, Ketuanya Tidak Nyaleg

oleh

NGABANG, LANDAKNEWS – Tiga Partai Politik (Parpol) di Kabupaten Landak, yaitu Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Partai Golkar (Golkar) dan Partai Demokrat (PD). Ketuanya tidak mencalokan diri pada Pileg Tahun 2019.

Dalam wawancaranya, Rabu (18/07/18), Ketua Parpol ini memberikan berbagai macam argumen kepada media.

Seperti diungkapkan Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Landak Frans Adisius D Aheng mengatakan tidak nyaleng pada Pileg Tahun 2019 mendatang ada beberapa pertimbangan penting seperti tidak seharusnya ketua partai harus ikut nyaleg.

Ketua DPC Partai Demokrat  Kabupaten Landak Frans Adisius D Aheng

“Ketua partai ditugaskan untuk membesarkan partai. Ketika partai itu besar maka ada aset untuk kedepannya didaerah ada pengaruh, ” kata Adisius.

Apa lagi Partai Demokrat ini pengusung Bupati Bupati Landak. Tugas partai bagaimana mensukseskan bupati yang sudah dipilih untuk membangun Kabupaten Landak.

Sebab, Karolin saat Pilkada Kalbar kemaein bukan kalah. Hanya kemenangan yang tertunda, dan Karol adalah aset bangsa dan aset Kalbar. Mudah-mudahan kedepan tokoh yang masih muda Karolin-Gidut masih diperhitungkan untuk memimpin Kalbar kedepan.

“Kita di Demokrat akan konsisten mendukung kepemerintahan Karolin di Kabupaten Landak. Mudah-mudahan dari dukungan partai Demokrat Karolin-Heriadi kedepannya bisa melaksanakan program kerjanya, menjalankan janji-janjinya kampanyenya,” tegas Adisius.
.
Bahkan, kata Adisius sebagai partai akan mendukung penuh dan mengontrol kepemerintahan Karolin-Heriadi.

Ia juga mengatakan target kursi di DPRD Kabupaten Landak. Ada 8 kursi.

Ditempat yang sama Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Landak Marwan mengakui ketidak nyalegkan dirinya pada Pileg Tahun 2019 ada pertimbangan-pertimbangan penting seperti lebih fokus untuk menjalankan roda kepimpinan partai, admistrasi, dan kelancaran di DPD Partai Golkar Kabupaten Landak.

Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Landak Marwan

“Saya lebih fokus untuk mengembangkan partai dan untuk mengembalikan jumlah anggota legislatif di DPRD Landak sebanyak 7 orang, ” kata Marwan.

Dijelaskannnya, kalau maju dirinya nanti partai tidak akan ada yang kontrol. “Kalau saya maju caleg akan terbagi konsentrasi. Maka kalau tak maju bisa mengurus administrasi. Saya ambil keputusan, sebagai pemenang pemilu kedua di Landak,” jelasnya.

Ditempat berbeda Ketua DPC PDI Perjuangan Landak Cyrillus ketika media berusaha mengkonfirmasi, HP tidak aktif.

Penulis: hi74
Editor: One

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *