Suka Duku Perjalanan Kapolres Landak ke Lokasi TMMD

oleh

SEMPATUNG, LANDAKNEWS – Kapolres Landak AKBP Bowo Gede Imantio beserta rombongan, menyempatkan diri berkunjung ke lokasi Tentara Manunggal Masuk Desa (TMMD) di Desa Sempatung, Kecamatan Air Besar pada Rabu (1/8/2018).

Untuk tiba di lokasi TMMD yang dilaksanakan oleh Kodim 1201 Mempawah ini, tentunya tidak mudah. Karena akses jalan ke Desa Sempatung tidak semuanya bagus, sebab harus ditempuh dengan jalan tanah kuning.

Bahkan jika turun hujan, sangat menyulitkan lagi untuk menuju ke sana. Itulah kesulitan pertama yang menjadi tantangan Kapolres Landak yang didampinggi Kabag Ops Kompol Sri Haryanto dan Kasat Sabhara Iptu Joko Prakoso.

Karena cuaca buruk hari itu, rombongan Kapolres yang menggunakan dua unit kendaaran roda empat memutuskan untuk memutar dan berangkat melalui Kecamatan Entikong, Kabupaten Sanggau.

“Kita ragu untuk lewat Serimbu, Kecamatan Air Besar, karena saat itu hujan. Jadi kita lewat Entikong,” ujar Kabag Ops Kompol Sri Haryanto pada Kamis (2/8/2018).

Dikatakan Sri, meski melewati jalur Entikong, tantangan untuk sampai ke lokasi juga tetap ada. Karena harus berhadapan dengan tanah kuning yang berlumpur sehabis hujan.

Seperti diketahui, Desa Sempatung merupakan Desa yang berada di dataran tinggi dan paling ujung di Kabupaten Landak. Serta berbatasan langsung dengan Kabupaten Sanggau.

Meski saat itu kendaaran yang digunakan adalah kendaraan double gardan, tetap saja perjalan tidak semudah yang dibayangkan.

“Sekitar enam jam dari Ngabang baru tiba di Desa Sempatung, itu pun kami sudah berlumpur juga, karena harus naik dan turun mobil jalan licin,” terang Sri yang pekan depan sudah bertugas di Polresta Pontianak ini.

Rombongan Kapolres Landak berkunjung ke lokasi TMMD bertujuan untuk melihat kegiatan yang dilakukan disana. Karena ada 10 personil Polres yang ditempatkan di lokasi TMMD.

“Disana ada pekerjaan fisik seperti jalan dan jembatan, serta non fisik seperti penyuluhan Kamtibmas serta Narkoba,” terangnya.

Kabag Ops menceritakan, meski menempuh perjalanan sulit karena jalanan becek. Kapolres Landak masih sempat ringan tangan untuk membawa sepeda motor warga yang mogok.

“Kapolres merasa kasian, di tengah perjalanan ada motor warga yang baru pulang belanja tiba-tiba mogok. Kemudian motor itu dinaikkan ke mobil rombongan,” katanya.

Disampaikan Kabag Ops, rombongan yang berangkat pukul 09.00 WIB baru tiba di Desa Sempatung sekitar pukul 15.00 WIB.

“Sekitar tiga jam disana, kita kemudian pulang sekitar pukul 18.00 WIB dan tiba di Ngabang sekitar pukul 23.00 WIB,” Kenangnya.

Menurut Kabag Ops, perjalanan untuk sampai ke Desa Sempatung memang penuh perjuangan. Tetapi diakuinya, semangat anggota TNI-Polri yang bertugas di sana saat TMMD tidak ada kendor.

“Menu makanan andalan kita di sana itu indomie telur, tapi mereka tetap semangat di sana. Kita hanya berharap, apa yang mereka kerjakannya di sana manfaatnya dapat dirasakan masyarakat,” pungkasnya.

Penulis: Tim Liputan
Editor: One

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *