Pemkab Landak Bangun Empat Industri Unggulan

oleh

NGABANG – Terkait bidang industri yang akan dibangun, Wakil Bupati Landak Herculanus Heriadi menjelaskan, hasil analisa bahwa industri unggulan yang akan dikembangkan yakni Industri pengolahan kelapa sawit, industri pengolahan karet, industri pengolahan kayu, industri pengolahan ubi kayu. Tidak menutup kemungkinan ada industri potensial lainnya yang merupakan unggulan daerah.

Hal tersebut diungkapkannya, pada Pidato Pengantar Raperda Kabupaten Landak, Inisiatif Eksekutif, tentang Rencana Pembangunan Industri Kabupaten Landak tahun 2017-2037, pada Rapat Paripurna ke 28 masa persidangan 1 tahun 2018 DPRD Kabupaten Landak, Rabu, 10 Oktober 2018.

Menurut Heriadi, Rencana pembangunan industri Kabupaten Landak disusun untuk jangka waktu 20 tahun, yakni 2017-2037. Dengan memperhatikan rencana pembangunan jangka panjang daerah dan rencana pembangunan jangka menengah daerah Kabupaten Landak. Potensi sumber daya industri di Kabupaten Landak, RTRW Provinsi Kalbar dan Kabupaten Landak, Keserasian dan keseimbangan dengan kegiatan sosial ekonomi serta daya dukung lingkungan dan proyeksi penyerapan tenaga kerja dan pemanfatan lahan untuk industri.

Namun demikian, dijelaskan  Heriadi, menghadapi persaingan global semakin ketat, pembangunan industri memerlukan berbagai dukungan dalam bentuk perangkat dan kebijakan yang tepat, perencanaan terpadu, pengelolaan efisien dengan memperhatikan prinsip-prinsip tata kelola yang baik sehingga diperlukan regulasi untuk mengatur hal tersebut.

“Maka perlu dibuat perencanaan tepat dalam jangka panjang sebagai pedoman bagi pemerintah Kabupaten Landak, pelaku Industri dan masyarakat dalam membangun dan memgembangkan industri. Ini wujud dukungan visi pembangunan industri nasional, yakni Indonesia menjadi negara industri tangguh.” ujar Heriadi.

Raperda ini juga, setelah menjadi perda, kata politisi PDI Perjuangan itu, untuk mendorong pertumbuhan sektor Industri agar lebih terarah, terpadu dan memberikan hasil guna yang lebih optimal bagi Kabupaten Landak.

“Sektor Industri terbukti berperan penting dalam menggerakan roda perekonomian di Kabupaten Landak. Analisis perekonomian Kabupaten Landak, sektor Industri setiap tahunnya berkontribusi terbesar ketiga bagi pembentukan PDRB di Landak. BPS menyebutkan, 2016 sebesar 12,53 persen, setelah sektor pertanian 36,34 persen, perdagangan 15,40 persen.” pungkas Heriadi.

Penulis: Tim Liputan
Editor: One

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *