Warga Desa Mentonyek 7 Hari Hilang Ditemukan Tak Bernyawa Dikebun Sawit

oleh

MEMPAWAH HULU – Telah ditemukan warga Desa Mantonyek atas nama Burhan alias Pak Tono dalam keadaan tidak bernyawa Pada hari Minggu (04/11/ 2018) pukul 14.30 WIB

Korban Burhan sebelumnya pergi meninggalkan rumah tanpa pamit dengan keluarganya pada hari Selasa tanggal 30 Oktober 2018 jam 05.00 WIB.

Pada  Rabu tanggal 31 Oktober 2018 pukul 13.00 WIB Kadus Dusun Lirang Desa Mentonyek Narkobus mendatangi Polsek Mempawah Hulu untuk melaporkan atas orang hilang tersebut.

Dengan adanya laporan tersebut kemudian Kapolsek personil Polsek Mempawah Hulu melakukan pencarian bersama masyarakat dusun Lirang,  dusun Karsik dan dusun  Totong  disekitar areal kebun Sawit milik PT.  Malindo namun tidak diketemumukan.

Kemudian pada hari Minggu warga dusun Balidak Desa Sailo atas nama Bujang pergi berburu di hutan areal PT. Malindo dan menemukan sosok mayat yang diketahui atas nama Burhan di dusun Balitong desa Sailo. Warga tersebut langsung pulang dan melaporkan hal tersebut ke warga dan langsung melaporkan ke Polsek Mempawah Hulu Perihal penemuan mayat tersebut.

Pada Pukul 18.00 WIB Anggota Polsek beserta masyarakat melakukan evakuasi. Pihak keluarga menolak untuk dilakukan visum dan dibuat berita acara penolakan visum. Mayat langsung diserah terimakan kepada keluarga korban.

Kapolsek Mempawah Hulu Ipda Zulianto menerangkan bahwa jenazah sudah diserahterimakan kepada pihak keluarga dan disaksikan pemerintahan desa Mantonyek dan warga.

“korban sudah diserahterimakan disaksikan oleh kepala Dusun Lirang, kepala desa Mantonyek dan warga, Keluarga menolak divisum karena kronologi kepergian korban pun diketahui keluarga,” ujar Zulianto.

Kepala desa Mantonyek, Martinus Uwin berterimakasih kepada pihak Polsek Mempawah Hulu dan warga yang telah mengefakuasi jenazah warganya.

“Saya berterimakasih kepada Polsek Mempawah Hulu dan warga yang sudah ikut turun melakukan pencarian dan mengefakuasi jenazah korban, ” pungkas Uwin

Penulis : Dens
Editor: One

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *