Heri Saman: Berharap Ada Peningkatan Perolehan Mendali Pada Porprov XII

oleh

NGABANG – Ketua KONI Kabupaten Landak Heri Saman mengatakan perjalanan panjang dalam bidang keolahragaan telah membentuk siklus empat tahunan mulai dari Porkab, Porprov, hinga PON yang harus kita jalani dengan harapan adanya peningkatan dari siklus yang satu ke siklus yang lain.

“Suatu siklus yang juga menyita sebagian energi dan perhatian kita di bidang olahraga. harapan saya kita dapat mencurahkan sebagian energi positif kita pada momen olahraga ini. Momen inilah yang sebenarnya menyatukan dan mengumpulkan kita untuk hadir di tempat ini, meskipun kita berasal dari latar belakang, status sosial, dan profesi berbeda-beda, “ kata Heri Saman, saat memberikan sambutan Pelepasan Kontingen Kabupaten Landak Pada Porprov Ke XII Tahun 2018, Kamis (08/11/18), di Aula Kantor Bupati Landak.

Dikatakannya, sejak awal reorganisasi kepengurusan di tubuh KONI Kabupaten Landak tanggal 22 November 2017 yang lalu, KONI Landak telah merevitalisasi program kerja yang salah satunya adalah keikutsertaan Kabupaten Landak pada Porprov XII Kalimantan Barat tahun 2018.

“Program kerja ini juga merupakan amanah yang harus kami laksanakan dengan penuh tanggung jawab. karena hal ini merupakan wujud peran serta kami sebagai masyarakat sesuai dengan pasal 75 Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2005 tentang Sistem Keolahragaan Nasional. Sebagai pengemban amanah kami akan selalu berusaha untuk memberikan pengabdian demi kemajuan olahraga di tanah air Indonesia, khususnya di Kabupaten Landak yang kita cintai dan kita banggakan ini,” jelas Ketua DPRD Kabupaten Landak ini.

Ketua DAD Kabupaten Landak ini menyadari bahwa untuk melaksanakan tugas mulia ini, KONI tidak terlepas dari berbagai tantangan baik internal maupun eksternal. tantangan internal yang sering kita hadapi di daerah kita ini, di antaranya adalah: dari segi finansial koni belumlah dapat mandiri, belum terinventarisasinya atelet-atlet berpotensi yang kita miliki, serta frekuensi dan intensitas pembinaan yang masih terbatas. di sisi lain, seiring dengan perkembangan dan kemajuan dunia keolahragaan, persaingan yang ketat antardaerah juga menjadi tantangan eksternal bagi kita.

“Ini terbukti dari hasil perolehan medali pada porprov tahun 2014, kita hanya mampu berada pada peringkat ke-9 dengan perolehan medali 14 emas, 17 perak, dan 33 perunggu, “ jelasnya.

Namun, kita harus memiliki keyakinan dan selalu optimis. usaha dan energi kita, perhatian, serta kepedulian pemerintah daerah kita dengan menyediakan fasilitas pendukung seperti pengalokasian dana yang bijaksana, serta sejumlah kebijakan lainnya yang berpihak pada dunia keolahragaan di Kabupaten Landak merupakan dukungan bagi KONI Kabupaten Landak untuk menjawab segala tantangan tersebut.

Berdasarkan Undang-Undang Nomor 3 tahun 2005 tentang sistem keolahragaan nasional, pembinaan dan pengembangan olahraga bukan hanya dilakukan oleh KONI, melainkan juga oleh pemerintah, masyarakat, lembaga pemerintah maupun swasta sesuai dengan porsi dan profesi kita masing-masing. oleh karena itu, menghadapi berbagai tantangan ke depan, koni tidak mungkin dapat berjalan sendiri. sebagai mitra kerja pemerintah untuk mengembangkan olahraga prestasi, pengurus koni kabupaten landak tetap berharap adanya kerja sama yang baik, sinergis, dan harmonis, baik dengan pemerintah, masyarakat, lembaga pemerintah maupun swasta. Tanpa kerja sama yang baik, program kerja koni tidak akan dapat diwujdkan dengan baik.

Sebagai informasi, program jangka pendek KONI masa bakti 2017-2021 saat ini sedang difokuskan pada persiapan menghadapi Porprov XII 2018 di Pontianak bulan November ini.

“Target kita tetap ingin meningkatkan prestasi. sejauh ini, koni telah melakukan sejumlah persiapan, mulai dari pembentukan panita pelaksana, seleksi dan rekrutmen atlet-atlet pilihan, training center hingga try out bagi atlet kita yang akan berlaga di Porprov XII Kalimantan Barat tahun 2018. Bahkan saat ini kita sudah sampai di ujung persiapan untuk bisa masuk pada posisi 5 besar pada Porprov XII tahun 2018 ini,” katanya.

“Modal kita adalah dukungan serta komitmen pemerintah kabupaten landak yang tinggi, atlet pilihan, dan persiapan yang matang dari para pelatih official, dan atlet. spirit kita adalah nyali yang menggelora yang membakar energi di setiap pertandingan nanti. untuk itu, kami mohon doa dan restu dari kita semua agar impian kita dapat diwujudnyatakan,” katanya lagi.

Mengakhiri sambutannya Heri Saman, atas nama pengurus koKONI Kabupaten Landak, ia menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada: Pemerintah Kabupaten Landak yang selama ini telah melaksanakan tugas, wewenang, dan tangung jawabnya bagi kemajuan dunia olahraga di Kabupaten Landak yang kita cintai ini; Dewan Penyantun dan Dewan Kehormatan KONI Kabupaten Landak yang telah memberikan dukungan secara moral, spiritual, maupun finansial; dan para pelatih/instruktur, official, dan atlet yang telah berjuang untuk mengharumkan nama baik Kabupaten Landak.

Ketua Panitia Kontingen Kabupaten Landak Heri Mulyadi mengatakan tujuan kegiatan Porprov XII tahun 2018 adalah 1. Berpartisipasi aktif dalam Porprov XII Kalimantan Barat tahun 2018, 2. Berkompetisi untuk menjadi atlet pilihan yang dapat mewakili kalimantan barat dalam event olahraga tingkat nasional, 3. Berkompetisi dalam prestasi olahraga di tingkat provinsi untuk meraih prestasi di tingkat nasional, dan 4. Mengharumkan nama kabupaten landak di tingkat provinsi melalui olahraga.

Hasil yang diharapkan, tambah Heri Mulyadi: 1. Berpartisipasinya kabupaten landak dalam porprov xii kalimantan barat tahun 2018 yang merupakan event empat tahunan, 2. Adanya atlet dari Kabupaten Landak yang terpilih mewakili kalimantan barat di event tingkat nasional, dan 3. Tercapainya target Kabupaten Landak peringkat lima besar pada Porprov XII Kalimantan Barat tahun 2018.

Penulis: hi74
Editor: One

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *