Home / Kalbar

Jumat, 9 Juni 2017 - 16:52 WIB

Dandim 1204 Sanggau Hadiri Buka Lahan Cetak Sawah di Bonti

Rombongan Dandim disambut dengan tarian adat setempat.  (Fir)

Sanggau, Landak News – Dandim 1204 Sanggau, Herry Purwanto menghadiri pembukaan lahan cetak sawah di Kampuh Kecamatan Bonti Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, Jumat (9/6/2017). Acara dilakukan dengan ritual adat Dayak dimulai pukul 10.30 Wib.

Tradisi ritual peremahan tanah yang akan di cetak sawah adalah bentuk doa permohonan kepada sang pencipta agar proses cetak sawah berhasil.

Hadir Kadis Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan, Holtikultura  dan Perikanan Sanggau, Ir. H. Jhon Hendri, MSi. Camat Bonti, H Heri. Perwakilan Zidam XII/Tpr, Letda Czi Sulawan. Kades Kampuh, Linda dan masyarakat yang hadir kurang lebih 200 orang.

Baca juga  Produktif di Tengah Pandemi, 80 UMKM Terima Bantuan Gerobak

“Terima kasih kepada perusahaan sawit PT. MAS yang sudah memberikan tanah HGU kepada masyarakat untuk dijadikan lahan cetak sawah. Tujuan dilaksanakan cetak sawah adalah untuk mensejahterakan masyarakat dalam jangka waktu yang lama,” kata Herry Purwanto.

Selain itu, Herry Purwanto menambahkan, lahan yang sudah dicetak menjadi lahan sawah, diharapkan nantinya dikelola dengan baik secara swadaya oleh masyarakat, sehingga fungsi tanahnya tetap menjadi lahan sawah.

Sementara itu, Kadis Pertanian, Jhon Hendri menerangkan, cetak sawah di Sanggau harus mendapatkan pengawalan dan pendampingan dari TNI-AD karena anggota TNI-AD sudah teruji secara agresifitas dan cekatan dalam pelaksanaan tugas.

Baca juga  Selalu Bersinergitas Babinsa Dengan Bhabinkatibmas Polsek Kuala Behe Dalam Menjaga Kamtibmas Diwilayahnya

Menurut Jhon, pada tahun 2017 Sanggau mendapatkan cetak sawah sebesar 1.500 hektar. Dusun Entotang, Kerunang dan Kampuh mendapatkan cetak sawah 199 hektar. Setelah di cetak sawahnya, masyarakat hanya menanam padi, untuk benih dan pupuk sudah mendapatkan bantuan dari Pemda Kabupaten Sanggau.

“Pada prinsipnya tanah yang sudah dicetak, hasilnya bukan milik TNI-AD, tetapi menjadi hak milik masyarakat untuk dikelola,” tegas Jhon Hendri. (Firmus)

Share :

Baca Juga

Kalbar

Wagub : Pemahaman Rabies Di Masyarakat Masih Kurang

Kalbar

Ribuan Warga Di Melawi Ikut Pengobatan Gratis Baguna Kalbar

Kalbar

Kepala Staf Kodam XII/Tanjungpura Buka Pontianak Open 2018 di Kalimantan Barat

Kalbar

Penyebab Kebakaran Pasar Bodok Masih Belum Diketahui

Kalbar

Natal Spesial Bagi Gubernur Cornelis

Kalbar

Panglima Kodam XII/Tanjungpura, Lepas Satgas Pamtas Yonif 123/Rajawali

Kalbar

Beginilah Prajurit TNI Membantu Masyarakat di Haiti

Kalbar

Frederika Cornelis Lantik Wahyuni Sebagai Ketua PKK dan Dekranasda Kota Singkawang
error: Content is protected !!