Home / Nasional

Sabtu, 17 Juni 2017 - 21:15 WIB

Kemendikbud kirim 6.296 guru garis depan

Ilustrasi Aktivitas belajar mengajar di Sd. (Int)

JAKARTA, LANDAK NEWS – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mengirim sebanyak 6.296 guru garis depan (GGD) ke 183 kabupaten/kota di seluruh wilayah Indonesia, khususnya di daerah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T).

Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Sumarna Surapranata dalam keterangan tertulisnya yang diterima di Jakarta, Sabtu, mengatakan seleksi GGD telah berlangsung sejak tahun lalu. Namun, baru diumumkan karena adanya penyesuaian terhadap Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.

Seleksi guru garis depan diikuti 6.315 peserta dari 6.348 pendaftar yang dilakukan di 107 tempat uji kompetensi yang tersebar di seluruh Indonesia.

Baca juga  Catatan Dari Hari AIDS Sedunia 2020:¬†Indonesia Gagal Penuhi Janji Global 2020 Kendalikan HIV/AIDS

Sekretaris Jenderal Kemendikbud Didik Suhardi mengapresiasi dedikasi para GGD karena mau mengabdi di daerah 3T.

Didik juga berharap para orang tua murid dapat memberikan motivasi yang tinggi kepada para siswa di daerah 3T untuk giat belajar.

“Alhamdulillah, ini sangat membantu anak didik di daerah 3T, semoga anak-anak ini dapat menjadi siswa terbaik dengan dukungan motivasi dan dedikasi para gurunya,” kata Didik.

Didik mengatakan bahwa penempatan merupakan proses akhir dari seleksi GGD sehingga pemberkasan dan verifikasi tidak perlu lagi.

“Bapak dan ibu tidak perlu lagi mengikuti pemberkasan karena tes yang diikuti sudah lengkap, tinggal penempatan,” kata Sesjen Didik.

Baca juga  Waspada Potensi Hujan Lebat (27 April-3 Mei 2020)

Selanjutnya, para guru ini akan dihubungi Kemendikbud untuk penandatanganan nota kesepahaman penempatan tugas.

Didik menjelaskan bahwa pemangkasan prosedur pemberkasan dan verifikasi untuk mendukung para guru saat mengajar di daerah 3T.

“Harapannya, bapak ibu guru dapat bertugas dengan tenang dan betah tinggal di daerah 3T karena para guru kebanyakan berasal dari daerah rantau,” katanya. (Ant)

Share :

Baca Juga

Nasional

Seusai Diperiksa, Bupati Tulungagung Langsung Ditahan KPK

Nasional

Pembatalan SKB 3 Menteri Soal Seragam Sekolah Disesalkan

Nasional

Butuh 3 Tahun Persiapkan Kalimantan Jadi Ibu Kota RI

Nasional

Kembangkan UKM, Ini Yang Dilakukan Memiles

Nasional

Peristiwa Hukum 2017: Kasus Ahok, ‘Drama’ Setnov, dan Teror Air Keras Novel Baswedan

Nasional

KPU Resmi Larang Konser Musik Saat Kampanye Pilkada 2020

Nasional

Soal UU Pemilu, Begini Kata Jokowi

Nasional

Jamaah Haji Mulai Pulang ke Tanah Air
error: Content is protected !!