Home / Kalbar

Jumat, 28 Juli 2017 - 16:08 WIB

Karolin Bersyukur PLKB Diambil Alih Pemerintah Pusat

Bupati Landak dr. Karolin Margret Natasa menerima secara simbolis bantuan alat teknologi tepat guna dari BKKBN melalui Gubernur Kalbar Cornelis. (Foto: One)

PONTIANAK, LANDAK NEWS – Bupati Landak dr. Karolin Margret Natasa berharap dengan diambil alihnya Penyuluh Keluarga Berencana (PKB)/Penyuluh Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) dari Pemerintah Daerah ke Pemerintah Pusat akan membuat program-program di bidang kependudukan berjalan secara maksimal.

Hal ini disampaikannya saat menghadiri kegiatan penandatanganan berita acara serah terima PKB/PKLB Provinsi Kalimantan Barat di Hotel Mercure Pontianak, Kamis.

“Berdasarkan hasil evaluasi dan pada saat pembahasan UU No. 23 tahun 2014 di komisi IX memberikan rekomendasi agar penyuluh KB itu ditarik kembali kepusat dan dapat dikontrol oleh pusat sehingga dapat memaksimalkan program-program di bidang kependudukan,” ungkap Karolin.

Baca juga  Karolin : Sinergisitas Antar Pemerintah  Merupakan Kunci Dalam Membangun Kalimantan Barat

Dia juga mengatakan latar belakang ditariknya masalah kepegawaian penyuluh KB itu karena selama ini ketika diserahkan kepada kabupaten/kota seringkali ditarik dari tugas awalnya sebagai tenaga penyuluh kemudian diperbantukan di tempat lain karena memang kondisi di Kabupaten/kota kekurangan tenaga pegawai sehingga jumlah tenaga penyuluh KB dari tahun ke tahun bukan bertambah, tapi malah semakin berkurang.

Selaku kepala daerah, karolin bersyukur bahwa pemerintah pusat mau mengambil alih tugas secara administratif atas PKB/PKLB tersebut sehingga dapat mengurangi beban bagi pemerintah daerah.

Baca juga  Bawaslu Ingatkan Bersihkan Atribut Kampanye

“Sebagai kepala daerah tentu kita patut bersyukur bahwa pemerintah pusat mau mengambil alih tugas-tugas ini seperti yang tadi disampaikan oleh Bapak Gubernur. Memang dulu ketika diserahkan ya cuma diserahkan saja tetapi biayanya dan kemudian masalah kepegawaian lainnya tidak diserahkan secara khusus sehingg a seringkali kepala daerah menganggapnya sebagai beban tambahan bagi daerah mengingat keuangan di daerah sangat terbatas,” tuturnya. (ONE)

Share :

Baca Juga

Kalbar

Masyarakat Jawa di Sengah Temila Siap Menangkan Karolin-Gidot

Kalbar

Mantan Bupati Pontianak Nilai Karolin-Gidot Miliki Modal Lengkap Pimpin Kalbar

Kalbar

Nanga Lauk Contoh Konservasi Berkualitas Tinggi

Kalbar

Gubernur Cornelis Ajak Perguruan Tinggi Tanam Pohon

Kalbar

Karolin Akan Tata Dan Optimalkan Gawai Dayak Di Kalbar

Kalbar

Realisasi Imunisasi MR 11 Persen

Kalbar

Wabup Kapuas Hulu Hadiri Safari Ramadhan di Masjid Jami Attaqwa Kecamatan Selimbau

Kalbar

Bupati Muda Minta ASN Tak Bekerja Formalitas
error: Content is protected !!