Home / Kalbar

Rabu, 9 Agustus 2017 - 22:38 WIB

Ini Pesan Menteri Susi Kepada Gubernur Cornelis

Gubernur Kalbar Cornelis, menyambut Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Susi Pudjiastuti, di Bandara Supadio Pontianak, Rabu (9/8).

PONTIANAK, LANDAK NEWS – Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, dalam penerbangannya dari natuna kembali ke Jakarta, transit di Bandara Internasional Supadio Pontianak.

Menteri yang nyentrik dan terkenal dengan jargon, ‘Tenggelamkan’, itu disambut Gubernur Kalimantan Barat Cornelis, Bupati Landak dr. Karolin Margret Natasa, Komandan Pangkalan Utama Angkatan Laut XII Laksamana Pertama Endi Supardi, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalbar  Gatot Rudiono. Di VIP Room Pemprov Kalbar,  serta GM Bandara Supadio, Rabu (9/8).

Menteri Susi, sempat berpesan kepada para Pegawai Karantina PSDKP, serta Dinas Kelutan dan Perikanan agar benar-benar menjaga laut Indonesia terutama di wilayah Kalimantan Barat, sehingga nelayan asing tidak mudah masuk.

Perbincangan dengan Gubernur Kalbar dan jajarannya pun berlangsung di ruang tunggu VIP Bandara. Gubernur Cornelis, Bupati Karolin serta Danlantamal XII terlihat akrab dengan Menteri Susi, secara khusus Menteri Susi berpesan kepada Gubernur Corelis, agar menjaga kesehatan. Pesan tersebut disampaikannya sesaat sebelum menuju Pesawat yang akan membawa Menteri dan rombongan ke Jakarta, “Hati-hati ya Pak, jaga kesehatan, kasihan ibu sendiri,” ujar Susi kepada Gubernur Kalbar.

Baca juga  Hari Ini Duta Damai Kalbar 2019 Dinobatkan

Dalam kunjungan kerjanya ke Natuna, seperti dilansir Antara, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mengajak berbagai pihak untuk menggelorakan “laut beranda kita” sebagai upaya pemerintah melestarikan sumber daya laut nasional.

“Kita galakkan semboyan ‘Laut Beranda Kita’,” kata Menteri Susi dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Rabu.

Menteri Susi mengemukakan hal tersebut saat berdialog bersama nelayan dalam rangkaian kunjungan kerjanya ke Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau, beberapa waktu lalu.

Dalam kunjungan tersebut, Menteri Susi masih menemukan banyak sampah plastik bertebaran di laut sehingga merusak keindahan dan mengancam kelestarian laut Natuna.

Padahal, lanjutnya, jika laut dijadikan sebagai beranda rumah, maka otomatis masyarakat juga tidak akan membuang sampah sembarangan di laut.

“Saya ingin, mulai hari ini masyarakat Natuna menjadikan laut sebagai beranda rumah. Saya ingin Natuna menjadi pelopor,” papar Susi.

Baca juga  Lantik Walikota dan Wakil Walikota Singkawang

Ia menegaskan sudah selayaknya masyarakat menjaga dan merawat sendiri laut Indonesia.

Sebelumnya, Kementerian Kelautan dan Perikanan mempercepat pencapaian target kawasan konservasi laut seluas 20 juta hektare dari sebelumnya tahun 2020 menjadi lebih cepat dua tahun yaitu pada 2018.

“Target kita tahun depan (2018) harus sudah tercapai 20 juta hektare kawasan konservasi laut,” kata Sesdirjen Pengelolaan Ruang Laut KKP Agus Dermawan saat membuka lokakarya “Merayakan Sembilan Tahun Konservasi di Sunda Kecil” di Jakarta, Kamis.

Menurut Agus, percepatan tersebut sesuai dengan arahan dari Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, antara lain karena bertepatan dengan penuyelenggaraan “World Conference Oceans” atau Konferensi Samudera Dunia yang bakal digelar di Bali, Indonesia, pada tahun 2018. (Hen)

Share :

Baca Juga

Kalbar

Tokoh Agama Kalbar Sabhan A Rasyid Berpulang

Kalbar

Pangdam XII/Tanjungpura Terima Satuan Tugas Pamtas Yonif 511/DY 

Kalbar

Tertibkan Taksi Tanpa Ijin, Pemerintah Malaysia Siap Jalin Kerjasama Pemprov Kalbar

Kalbar

Pertamina Siapkan SPBU 24 Jam Bagi Pemudik

Kalbar

Usai Kampanye Karolin Minum Sekoteng Dan Serap Aspirasi Pedagang

Kalbar

Sujiwo Apresiasi Program Bedah Rumah Kodam XII/Tanjungpura

Kalbar

Tim Fahmil Quran Kalbar Lolos ke Semifinal, Singkirkan Jateng dan Maluku

Kalbar

Tujuh Jenis Obat Mengandung Karisoprodol Dilarang Beredar
error: Content is protected !!