Home / Kalbar

Jumat, 11 Agustus 2017 - 06:35 WIB

Peringati Hari Anak Nasional, Frederika Ajak Anak-Anak Makan Ikan

Ny. Frederika Cornelis dalam rangkaian peringatan Hari Anak Nasional di Pendopo Gubernur Kalbar, Kamis (10/9).
PONTIANAK, LANDAK NEWS – Ketika menggelar dialog dengan tujuh anak dalam peringatan Hari Anak Nasional di Pendopo Gubernur Kalbar, Pontianak, Kamis (10/8), Gubernur Kalimantan Barat Cornelis bersama Ketua Forikan Kalbar Ny. Frederika Cornelis, mengajak anak-anak yang hadir untuk gemar makan ikan, karena ikan mengandung omega tiga yang bagus untuk pertumbuhan otak, sehingga anak-anak bisa menjadi cerdas.
Pada kesempatan itu, Gubernur Cornelis dan Ny. Frederika membagi doorprise perupa sepeda dan tabungan. Bagi yang bisa menjawab pertanyaan dan bisa memberikan pertanyaan kepada Gubernur dan Ny. Frederika.
Bahkan anak-anak yang ditunjuk untuk mengajukan pertanyaan malah curhat dengan Ny. Frederika, bahwa kenapa kalau adiknya yang salah tapi dia yang dimarah. Kemudian salah satu anak juga bertanya kepada Gubernur Cornelis, apakah boleh memukul adiknya, Cornelis menjawab tidak boleh.
Cornelis, pada kesempatan itu menuturkan, bahwa anak harus dididik sejak dini, tidak dibiasakan bergantung dengan negara luar. “Saya ucapkan selamat hari anak, semoga anak kita bisa memajukan Kalbar,” ujarnya.
Menurut orang nomor satu di Kalbar itu, Kalbar ini luas, baik dari lahan pertanian maupun sektor perdagangan yang masih bisa di kelola tanpa harus bekerja diluar. “Tapi kalau kita tidak cerdas akhirnya orang lain yang mengelola, kita cuma jadi kuli. Sehingga kita tidak mampu bersaing dengan bangsa lain,” katanya.
Gubernur juga mengatakan masalah anak di Indonesia saat ini masih banyak anak yang dijadikan produk manusia atau di perdagangkan, kemudian juga ditelantarkan dari bayi, disuruh bekerja, dan tidak di pedulikan. “Sebenarnya pemerintah sudah memberikan fasilitas relatif cukup. Dari aspek kesehatan, anggaran juga sudah banyak, bukan hanya anak, orang tua juga, begitu juga pendidikan, tapi masih ada kita menemukan anak yang tidak diberikan hak-nya,” jelas Cornelis.
Untuk itu, Cornelis meminta kepada keluarga untuk lebih memperhatikan tumbuh kembang anak, karena keluarga merupakan struktur dasar dalam mendidik anak. “Makanya program KB sudah lama, untuk bagaimana merencanakan anaknya supaya kelak tidak jadi beban negara. Begitu juga harus cukup umur sesuai dengan Undang-undang,” terangnya.
Cornelis mengajak peduli terhadap anak yang merupakan generasi penerus bangsa.”Kita tak mau anak kita di jual, jadi bodoh. Karena penjualan ini rentan, masih ada anak yang disuruh jadi pekerja kapal sejak umur 9 tahun itu harus dihentikan,” tegas Gubernur.
Cornelis mengatakan, masyarakat harus membuang pikiran “percuma sekolah tapi tidak jadi ASN”. Sekolah bukan hanya untuk menjadi ASN tetapi bagaimana mencerdaskan kehidupan bangsa,”Kalau sudah cerdas bisa menciptakan lapangan kerja sendiri,” tutur Cornelis.
Mantan Bupati Landak itu juga berpesan kepada lembaga yang menyatakan peduli terhadap anak untuk bekerja secara sungguh-sungguh. “Jangan hanya kerja sebatas kertas seremonial, tapi sungguh. Sehingga dikemudian hari bisa menghasilkan generasi yang sehat, cerdas, dan pintar sehingga tidak selalu menadahkan tangan,” tutur Cornelis.
Dikatakan dia, Untuk mengurus negara tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah saja, bagaimana juga tanggungjawab keluarga dan masyarakat. “Masing-masing kita mohon kesadaran supaya anak-anak kita tidak rusak baik dari pengaruh IT maupun Narkoba. Jangan anak-anak tengah malam masih main komputer, iPad, iPhone nonton yang tidak jelas,” katanya
Kepada seluruh anak yang hadir, mantan Camat Menjalin ini juga berpesan supaya belajar yang rajin serta berlatih menjadi pribadi yang mandiri “Jangan lupa olahraga, jangan nanti pas mau test polisi dan TNI udah loyo karena kurang latihan,” pungkasnya. (Hen)

Share :

Baca Juga

Kalbar

Press Release Bupati Sintang Pergantian Tahun 2018

Kalbar

Punya Jaringan Kuat di Pusat, Karolin Yakin Pembangunan Kantor Polres dan Gedung RSUD Kubu Raya Bisa Segera Terealisasi

Kalbar

17 Calon TKI Illegal, Hendak Ke Malaysia Diamankan Polda Kalbar

Kalbar

21 Bakal Calon DPD Kalbar Ditetapkan

Kalbar

Ribuan Warga Di Melawi Ikut Pengobatan Gratis Baguna Kalbar

Kalbar

Polda Siapkan Pengamanan Natal di Kalbar

Kalbar

Rapat Penentuan Pilkada 2020 Ditunda, Cornelis : Ini Keputusan Politik, Mendagri Harus Hadir

Kalbar

Peraben Kubu Raya Menaruhkan Harapan ke Karolin-Gidot Memimpin Kalbar
error: Content is protected !!