Home / Pemda Landak

Minggu, 13 Agustus 2017 - 15:01 WIB

Warga Jawa Mandor Gelar Sedekah Bumi

Sedekah bumi yang di gelar warga Jawa Kecamatan Mandor disambut meriah warga disana. (Foto: Istimewa)

MANDOR, LANDAK NEWS – Ribuan masyarakat memadati acara adat  Sedekah Bumi yang di gelar masyarakat Jawa Kecamatan Mandor, di taman makam juang Mandor, Sabtu (12/08/17).

Selain acara ritual adat,  hiburan kesenian tradisional kuda lumping dan wayang kulit mendatangkan, Ki Agus Krisbiantoro, dalang wayang kulit dari Klaten Jawa tengah.

Kuda lumping di tampilkan pada siang hari sedangkan Wayang Kulit di tampilkan pada malam hari hingga pagi.

Acara yang baru pertama digelar ini, membuat antusias masyarakat berdatangan menyaksikan hiburan kesenian tersebut, apalagi selama ini untuk di Desa Mandor memang sudah lama tidak ada hiburan untuk masyarakat.

Camat Mandor Rajiman, mengatakan ritual adat sedekah bumi ini, masyarakat merasa bersyukur dan minta keselamatan untuk masyarakat di Kecamatan Mandor khususnya.

” Selain acara ritual adat,  diadakan hiburan kuda lumping dan wayang kulit semalam suntuk dengan dua dalang yaitu ki Agus Krisbiantoro  dan ilham listiantoro,” tegasnya.

Baca juga  Hengki Warga Desa Sailo Menderita Syaraf Otak Butuh Bantuan

Camat merasa bersyukur, apa yang Allah berikan kepada masyarakat selama ini tidak bisa terbalaskan.

“Kita patut bersyukur karena kita sudah di berikan keselamatan dalam hidup sehari-hari. Maka kita laksanakan acara Sedekah bumi. Ini sebagai ucapan syukur,” kata Rajiman.

Sedekah bumi ini sebagai wujud rasa syukur kepada Tuhan sang maha kuasa dan juga bersyukur kepada bumi yg telah memberikan semua kehidupan kita.

“Ada beberapa jenis kesenian tradisional yang akan ditampilkan, langsung di saksikan masyarakat, semuanya berjalan lancar,” jelas Rajiman.

Sementara itu, Ki Agus Krisbiantoro dalang wayang kulit, mengakui, ia memang ingin menampilkan wayang kulit di wilayah desa Mandor. Dan kebetulan dari masyarakat juga akan melakukan sedekah bumi, jadi acara dilakukan dengan kebersamaan.

” Kita menampilkan Wayang Kulit bukan hanya sekedar main wayang saja. Tapi utamakan untuk berdoa. Apalagi lokasi untuk bermain wayang dilokasi taman makam juang Mandor. Kita juga berdoa untuk para pejuang,” ujar Ki Agus.

Baca juga  Pemkab Landak Komitmen Tingkatkan Peran Dalam Menegakkan Hak Asasi Manusia

Menurutnya untuk wilayah Kalbar ini khususnya di kabupaten Landak, permainan wayang kulit ini sangat jarang. Maka pada malam ini ( kemarin), ribuan masyarakat yang hadir untuk menyaksikan hiburan kesenian tersebut.

” kehadiran mereka tentu ingin tahu seperti apa wayang kulit itu. Apalagi orang Jawa yang berada di kecamatan Mandor cukup banyak. Mereka juga haus hiburan wayang yang sudah lama tidak mereka lihat,” kata Ki Agus.

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang ada di kecamatan Mandor, semua acara terlaksana dengan baik dan lancar.

” Semoga dilain kesempatan bisa bermain kembali. Dan di dukung oleh masyarakat semua,” ucap Ki dalang. ( One)

Share :

Baca Juga

Pemda Landak

397 Siswa Ikuti USBN Tahun 2019 di SMPN 1 Ngabang

Pemda Landak

PGRI Landak Gelar Konferensi Kerja Kabupaten Ke V

Pemda Landak

KPU Landak Mulai Distribusi Logistik Pemilu

Pemda Landak

Pemda Landak Dapat Penghargaan Dari Kemenku RI

Pemda Landak

Pengawasan Orang asing Diperketat, Timpora Tingkat Kecamatan Dibentuk

Pemda Landak

Bupati: Wawasan Kebangsaan Penting Ditanamkan Setiap Warga Negara

Pemda Landak

Guru Pedalaman Harus Berjuang Melewati Jalan Berlumpur

Pemda Landak

Anggota MPR RI Cornelis Berikan Pemahaman 4 Pilar Kebangsaan Kepada Masyarakat Sengah Temila
error: Content is protected !!