Home / Kalbar

Senin, 14 Agustus 2017 - 07:31 WIB

Kalbar Baru Miliki Tujuh Badan Narkotika

PONTIANAK, LANDAK NEWS – Provinsi Kalimantan Barat, hingga saat ini baru memiliki tujuh Badan narkotika dari 14 kabupaten/kota yang ada, kata Kepala BNN Provinsi Kalbar, Brigjen (Pol) Nasrullah.

“Tujuh daerah yang belum memiliki Badan Narkotika Kabupaten/kota tersebut, diantaranya Kabupaten Sambas, Kapuas Hulu, Melawi, Sekadau, Ketapang, Kayong Utara, dan Kabupaten Landak,” kata Nasrullah di Pontianak, Minggu.

Ia menjelaskan, untuk pembentukan BNK yang sudah diajukan ke pusat, yaitu BNK Sambas dan Kapuas Hulu, karena memang pembentukan BNK ini tergantung kesiapan kepala daerah atau tergantung pada bupatinya.

Ia menambahkan, yang masih dalam proses pengajuan, yaitu Kabupaten Ketapang dan Melawi. Kepala daerah tersebut telah siap, namun kelengkapan untuk pembantu BNK seperti naskah akademik dan lain sebagainya masih belum tuntas.

Baca juga  Atlit Renang Kalimantan Barat Lakukan Uji Coba di Beruang Hitam Yang Baru Diresmikan Panglima Kodam XII/Tanjungpura

“Nanti kalau sudah siap juga akan kami ajukan ke pusat, dan dari pusat nanti diajukan juga dengan daerah-daerah lainnya di Indonesia ke Kementerian Pendayagunaan dan Aparatur Negara dan Reformasi, mana yang lebih prioritas,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Nasrullah juga tidak menampik pembentukan BNK di setiap kabupaten sangat penting, sebab sejauh ini petugas lembaga yang khusus memerangi kejahatan narkoba itu dinilai masih minim, terlebih semakin banyaknya kasus besar narkoba di Kalbar akhir-akhir ini.

“Kami berharap untuk awal-awal ini Sambas dan Kapuas Hulu bisa segera terbentuk, karena memang mutlak harus ada di setiap daerah,” katanya.

Baca juga  PLN Bagikan Token Listrik Prabayar Gratis

Kalbar salah satu daerah yang berbatasan langsung dengan negara tetangga Malaysia Timur atau Sarawak, serta Laos dan India, sehingga menjadi “surga” peredaran jaringan narkotika internasional, dan ditambah lagi perbatasan darat yang cukup panjang dan laut terbentang luas, sehingga Kalbar rawan terjadi berbagai praktik ilegal.

Tidak mengherankan, kalau Kalbar termasuk daerah segi tiga emas peredaran narkoba internasional yang rawan dan menjadi sasaran peredaran narkotika lintas negara. (Ant)

Share :

Baca Juga

Kalbar

Gandeng CU, Karolin Gidot Akan Buat Ekonomi Kalbar Hebat

Kalbar

Masyarakat Pontianak Minta Karolin Benahi Palayanan Kesehatan

Kalbar

Cirus: Elektabilitas Karolin-Gidot Unggul Pasca Debat Kedua

Kalbar

FPK Gelar Raker Pembentukan Pengurus Tingkat Kecamatan 2017

Kalbar

Jenderal TNI Purnawirawan A. M. Hendropriyono Hadiri Lepas Sambut Pangdam XII/Tanjungpura

Kalbar

Saksikan, Festival Sungai Meriahkan Hari Air Dunia 2018

Kalbar

Karolin Harapkan Dewan Adat Dayak Dan Pemerintah Kerjasama Mencari Solusi Atas Masalah Masyarakat

Kalbar

Wabub Sekadau Aloysius Melepas Kontingen Popda     
error: Content is protected !!