Home / Kalbar

Selasa, 29 Agustus 2017 - 13:03 WIB

Kalbar Siap Selenggarakan Pesparawi Nasional Ke XII Tahun 2018

Ketua Umum Panitia Pesparawi Tingkat Nasional Karolin, saat meyampaikan sambutan dalam Launching Pesparawi Nasional ke XII tahun 2018 oleh Gubernur Kalbar, Cornelis, di Istana Rakyat Kalbar, Senin malam. (Foto: Istimewa)

PONTIANAK, LANDAK NEWS – Dirjen Bimas Kristen Kementerian Agama RI, Prof. Dr. Thomas Pentury, M.Si, menyampaikan Pemerintah Pusat dalam hal ini Kementerian Agama mendukung penuh pelaksanaan Kegiatan Pesparawi Nasional ke XII tahun 2018 di Kalimantan Barat.

Hal itu disampaikannya usai menghadiri Launching Pesparawi Nasional ke XII tahun 2018 oleh Gubernur Kalbar, Cornelis, di Istana Rakyat Kalbar, Senin malam.

Hadir saat itu Ketua Umum Panitia Pesparawi Nasional ke XII tahun 2018, dr. Karolin Margret Natasa, Forkopimda Provinsi Kalimantan Barat, Ketua LPPD Kalbar, Ketua FKUB Kalbar, Para Ketua Aras Gereja se Kalbar, Ketua LPPD Kabupaten/Kota se Kalbar, Ketua Ormas Kristen se Kalbar, serta tamu undangan lainnya.

“Pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian Agama sudah mengalokasikan dana untuk tahun anggaran 2018 dan kita berharap Pesparawi nasional ke XII bisa terselenggara dengan baik. Bantuan kepada Lembaga Pengembangan Pesparawi Daerah (LPPD) 30 miliar untuk panitia sedangkan 17 miliar dialokasikan kepada LPPD di 34 Provinsi di Indonesia untuk membantu mereka terlibat dalam Pesparawi ke XII tahun 2018,” ungkap mantan rektor Universitas Pattimura itu.

Terkait tentang kepastian kapan even akbar itu akan dilaksanakan, pria kelahiran Ambon 54 tahun silam itu mengungkapkan sesuai dengan skenario yang telah ditetapkan oleh Panitia Derah, pihaknya akan berkonsultasi dengan Menteri Agama terkait jadwal kehadiran Presiden Joko Widodo untuk membuka kegiatan tersebut.

Baca juga  Lusi Warga Sintang Serahkan Senjata Api Kepada Satgas Kodam XII/Tanjungpura

“Kemarin diskusi dan Laporan Ibu Ketua Panitia itu ada beberapa skenario yang sudah ditetapkan yakni sebelum pelaksanaan Pilkada, atau sesudah pelaksanaan Pilkada direncanakan sekitar bulan Juli 2018. Tentu kami akan konsultasikan dengan Pak Menteri karena kami berharap sekali Bapak Presiden yang akan membuka kegiatan itu,” ungkapnya.

Ketua Umum Panitia Pesparawi Tingkat Nasional, dr. Karolin Margret Natasa menyatakan kesiapan panitia dalam menyelenggarakan Pesta Paduan Suara Gerejawi Nasional di Pontianak.

“Kami selaku panita menyatakan siap menyelenggarakan Kegiatan Pesparawi Tingkat Nasional ke XII tahun 2018 di Pontianak.

Sesuai dengan SK dari Menteri Agama dan Bimas Kristen RI tentang penetapan Provinsi Kalimantan Barat sebagai tuah rumah selanjutnya dengan diterbitkannya SK dari  Bapak Gubernur, Panitia telah disusun, kami juga telah melakukan pembicaraan awal dengan pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian Agama RI untuk dukungan pelaksanaan kegiatan tersebut. ,” ungkap Karolin.

Menurut mantan anggota DPR RI itu, Pesta Paduan Suara Gereja se Indonesia yang dihelat 3 tahun sekali itu merupakan ajang mempererat tali silaturahmi seluruh masyarakat di Kalimantan Barat.

“Hal yang menarik dari kegiatan ini adalah Pesparawi merupakan ajang silaturahmi seluruh masyarakat di Kalimantan Barat, jadi yang terlibat bukan hanya umat kristen di Kalimantan Barat tetapi seluruh rakyat yang ada di Kalimantan Barat. Oleh karena itu kami mengajak seluruh masyarakat Kalimantan Barat, mari kita sukseskan pelaksanaan Pesparawi tahun 2018,” pintanya.

Baca juga  SUTT Bengkayang - Tayan Mulai Digunakan

Karolin menambahkan ajang Pesparawi Nasional dapat meningkatkan perekonomian di Kalimantan Barat. Dengan semakin banyaknya kunjungan masyarakat dari luar daerah akan menggerakkan roda perekonomian masyarakat Kalbar.

“Nanti akan ada orang datang sekitar 8.000 an ke sini, menginap disini sehingga perputaran ekonomi akan sangat luar biasa, oleh karena itu Pesparawi ini bukan hanya sekedar even keagamaan tetapi ini merupakan even kebangsaan bagi masyarakat Kalimantan Barat dimana semua suku dan agama ikut terlibat,” tutur Karolin.

Penetapan kota Pontianak sebagai Tuan Rumah penyelenggaraan Pesparawi Nasional ke XII berdasarkan hasil keputusan musyawarah Nasional Lembaga Pengembangan Pesparawi Nasional (LPPN) yang dilaksanakan di Ambon, Provinsi Maluku bersamaan dengan penyelenggaraan Pesparawi Nasional ke XI tahun 2016. Kegiatan yang akan berlangsung selama 7 hari itu akan diisi dengan Upacara dan ibadah Pembukaan, Karnaval/pawai kontingen yang berasal dari 34 provinsi se Indonesia, Perlombaan 12 kategori, Munas LPPN, Kebangkitan Kebangunan Rohani (KKR), Pameran, Wisata Rohani/Rekreasi, Ibadah dan Upacara penutupan. (One)

Share :

Baca Juga

Kalbar

Bandara pribadi bakal dibangun di Singkawang

Kalbar

Wujudkan Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia, Presiden RI Resmikan BBM Satu Harga

Kalbar

Dayak Harus Berdaulat di Tanah Sendiri

Kalbar

Tujuh Jenis Obat Mengandung Karisoprodol Dilarang Beredar

Kalbar

Hindari Ulah Oknum Penipuan, Kapendam Tegaskan Pendaftaran Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat Tidak Dipungut Biaya 

Kalbar

Prajurit Yonif Raider Khusus 644 Walet Sakti Berangkat Amankan Perbatasan Negara di Sektor Utara Papua – PNG

Kalbar

Ketua Dharma Pertiwi Daerah L, Lepas Burung Merpati di Hanggar Supadio Dalam Rangka Hari Ulang Tahun Dharma Pertiwi Ke-54

Kalbar

Musrenbang Upaya Meramu Solusi Berbagai Persoalan
error: Content is protected !!