Home / Pemda Landak

Sabtu, 21 April 2018 - 14:28 WIB

PGRI Landak Gelar Konferensi Kerja Kabupaten Ke V

Suasana Konferensi Kerja Kabupaten Ke V PGRI Kabupaten Landak, Sabtu (21/04) di Aula Pemda Landak. (Foto: One)

NGABANG, LANDAKNEWS – PGRI Kabupaten Landak, Sabtu (21/04) pagi menggelar Konferensi Kerja Kabupaten Ke V di Aula Pemda Landak.

Hadir dalam Konferensi Kerja Kabupaten Ke V, Kadis Pendidikan Dan Kebudayaan Kabupaten Landak Aspansius, Penasehat Pengurus PGRI Provinsi Kalbar DR. Alexius Akim, Ketua PGRI Provinsi Kalbar Profesor Samion, Plt. Sekda Landak Alpius, Ketua PGRI Kabupaten Landak Jongki, Ketua Pengurus Cabang PGRI Landak, Ketua Pengurus Ranting PGRI Landak dan undangan lainnya.

Dalam sambutanya Ketua PGRI Kabupaten Landak Jongki menyampaikan beberapa hal, diantaranya ucapan terima kasih dan penghargana yang setinggi-tingginya kepada Bupati Landak dan Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Landak, pengurus PGRI se Kalbar, pengurus PGRI Cabang Landak, pengurus PGRI ranting Landak, dan jajaran dan panitia berperan atif dalam pelaksanaan Konferensi Kerja Kerja Kabupaten Ke V PGRI Kabupaten Landak Tahun 2018.

Jongki juga menyampaikan maksud dan tujuan dari Konferensi Kerja Kabupaten Ke V PGRI Kabupaten Landak tahun 2018 adalah sebagai media komunikasi antar pengurus PGRI Kabupaten Landak dengan pengurus cabang, ranting se Kabupaten Landak.

“Ini tidak lain untuk menginformasikan, mensosialisikan, mendiskusikan hasil Konferensi Kerja Nasional Ke V 2018 di Batam, yaitu yang dilaksanakan pada pada tanggal 1-4 Februari 2018 lalu. Dan hasil kerja Konferensi Kerja Provinsi Kalbar di Sekadau pada tanggal 23-25 Maret 2018 lalu,” kata Sekretaris Disdikbud Landak ini.
Jongki juga menyinggung tema yang diusung dalam Konferensi Kerja Kabupaten Ke V PGRI Kabupaten Landak tahun 2018, yaitu Membangkitkan Kesadaran Kolektifitas PGRI Dalam Meningkatkan Disiplin dan Etos Kerja Untuk Pendidikan Yang Bermutu.

Baca juga  Pemkab Landak Dapat 800 PJU Tenaga Surya Dari Kementerian ESDM

“Tema ini memang cukup mengelitik kita semua, karena hal yang sangat sulit untuk kita lakukan. Tetapi inilah salah satu tugas yang harus kita emban dan dilakukan sebagai seorang guru dari organisasi yang profesional,” tegas Jongki.

Pemaparan lainnya, disampaikan Jongki adalah merumuskan issu dan kebijakan strategis, internal organissi PGRI Landak.

Kesemuanya ada lima hal, pertama terkait iuran yang harus dinaikan Rp.10.000/bulan menjadi Rp.14.00/bulan. Kemudian kedua merelesasikan penarikan uang iuran pembangunan gedung guru dan fasilitasnya sudah disetujui oleh bupati dan Pj Bupati Landak dari tahun 2014-2017 lalu.

“Mudah-mudahan Plt. Sekda hari ini bisa memberikan pencerahan kepada kita semua,’ harapnya.

Selanjutnya ketiga merestrukturisasi pengurus cabang, dan ranting dimasing-masing kecamatan sesuai dengan acuan masa kepengurusan dari pusat sampai ranting.

Keempat pada Konferensi Kerja Kabupaten Ke V PGRI Kabupaten Landak tahun 2018 mengundang Kapolres Landak dalam menjelaskan MoU antara PGRI Pusat dengan Kapolri tentang Perlindungan Hukum Terhadap Guru Melaksanakan Tugas.

Dan terakhir kelima adalah pertemuan tersebut memperkenalan dua tokoh pendidikan Kalbar, yaitu Profesor Samion dan kedua DR. Alexius Akim

Sementara itu Ketua PGRI Provinsi Kalbar Profesor Samion mengatakan Konferensi Kerja Kabupaten Ke V PGRI Kabupaten Landak merupakan kelanjutan dari kegiatan secara nasional.

“Kita bersyukur pada saat Konkernas di Batam teman-teman dari Landak cukup banyak hadir. Saya berharap seperti ini,” kata Profesor Samion.

Setelah dari Konkernas, minimal 1 bulan lamaanya dilakukan Konkerprov, dilaksanakan pada bulan Maret 2018 di Sekadau. Setelah Konkerprov, seluruh kabupaten/kota melaksanakan Konkerkab.

“Setelah dari ini harus ditindak lanjuti dalam Konkercab, dan dalam tahun ini harus sudah selesai semua. Kenapa ini kita lakukan? Baik itu Konkernas, Konkerprov, Konkerkab, dan Konkercab adalah itu bentuk pelaporan atau pertanggungjawban tahunan yang harus dilakukan oleh pengurus,” jelas Inspirator dan Motivator Pendidikan di Kalbar ini.

Baca juga  Tanam Padi 3 Kali Dalam Setahun, Bupati Landak Langsung Berikan Hadiah Alsintan

Sementar itu Plt. Sekda Landak Alpius kembali menyebutkan adapun tema Konkerkab yaitu Membangkitkan Kesadaran Kolektifitas PGRI Dalam Meningkatkan Disiplin dan Etos Kerja Untuk Pendidikan Yang Bermutu.

“Tema ini sangat positif utnuk meningkatkan sepirit oleh rekan-rekan guru dalam menghadapi tantangan dunia pendidikan yang semakin komplek, seiring dengan tuntutan dan perkembangan zaman,” kata Sekda.

Sekda berharap agar semua bisa mendayagunakan forum ini seoftimal mungkin untuk berkoordinasi dan melakukan konsulidasi organisasi serta menyusun program kerja yang benar-benar, dan mengakomudasi setiap kepentingan dan mengembangkan dunia pendidikan serta menyelesaikan persoalan-persoalan internal antara guru, sekolah, dunia pendidikan yang ada kita hadapai saat ini.

Kadis Perkebunan Kabupaten Landak ini juga menambahkan ada 4 standarisasi profesional guru, yaitu pertama guru harus memiliki kwalifikasi akademik yaitu minal pendidikan S1, atau D4.

Kedua menguasi kopentensi guru secara utuh, yaitu kopentensi padagogi, kepribadian, sosial, dan profesional.

Ketiga memiliki sertifikat pendidikan dengan segala konsukwensinya dan keempat, sehat jasmani dan rohani serta punya kemampuan tujuan pendidikan nasional.

“Maka PGRI sebagai organisasi profesi dengan segala dinamikanya ditutut kita harus mampu menjalankan peran dan fungsi kita sebagai guru yang betul-betul bisa mengabdi diri sebagai tugas dan pokok kita,” katanya.

Penulis: Hi74
Editor: One

Share :

Baca Juga

Pemda Landak

SDN 03 Ngabang Gelar Apel Sumpah Pemuda

Pemda Landak

Gerak Cepat, Dinkes Landak PE di Desa Mungguk

Pemda Landak

Bupati Landak Serahkan Bantuan Kepada Mahasiswa STKIP Pamane Talino

Pemda Landak

Bupati Minta PKPLH Landak Serius Pembinaan Dan Pengawasan Kepada Pelaku Usaha

Pemda Landak

Bupati: Usia Ke 71, Momentum Bagi Polri Untuk Evaluasi dan Perbaikan Layanan

Pemda Landak

Bupati Landak Tanggapi Pemandangan Umum DPRD Terhadap Raperda Ketertiban Umum

Pemda Landak

Panen Padi Bersama Petani Desa Tempoak, Bupati Landak : Petani Harus Lakukan Pertanian Modern

Pemda Landak

Bupati Landak Buka Pencanangan BBGRM Ke-16
error: Content is protected !!