Home / Polri

Minggu, 20 Mei 2018 - 12:33 WIB

Kapolsek, Hadiri Undangan Konfercab PGRI Kecamatan Kuala Behe

KUALA BEHE, LANDAKNEWS – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) sebagai organisasi guru di Indonesia merupakan salah satu pilar penting dalam mewujudkan insan pendidik yang profesional, sejahtera dan terlindungi.

Untuk itulah dengan mengambil tema, “Aktualisasi Perjuangan PGRI Mewujudkan Pendidikan Berbasis Mutu melalui Guru Profesional, Sejahtera, Terlindungi dan Bermartabat untuk Membangun Karakter Bangsa”, PGRI Kecamatan Kuala behe menggelar konferensi cabang untuk menentukan pengurus masa bakti 2016-2020, Sabtu (19/05), di SD Negeri 02 Kecamatan Kuala bBehe, Kabupaten Landak.

Wakil Ketua PGRI Kabupaten Landak Endang S, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi positif terhadap kegiatan tersebut. Menurutnya, Konfercab termasuk bentuk komitmen PGRI Cabang Kuala Behe.

Baca juga  MI Nurul Islam Ngabang Gelar Aksi Penggalangan Dana

“PGRI sebagai organisasi yang membela kepentingan guru di seluruh Indonesia, baik PNS maupun guru honorer, sudah semestinya menjadi organisasi utama bagi para guru,” ujarnya saat pembukaan Konfercab.

Sekretaris Kecamatan (Sekman) Kuala behe Sumijo mengucapkan selamat atas konferensi ini, dan semoga setelah konferensi, kepengurusan PGRI Cabang Kuala Behe dapat segera melakukan kegiatan-kegiatan produktif sesuai bidangnya.

“Tentunya sesuai komitmen bersama seluruh lembaga untuk meningkatkan produktivitas menuju masyarakat yang sehat, cerdas, produktif dan bahagia,” jelasnya.

Sementara itu Kapolsek Kuala behe IPDA. Supardi mengatakan sekolah-sekolah harus berhati-hati dan cermat dalam menggunakan dana BOS dan juga jangan sampai tertangkap tangan oleh Tim Saber Pungli yang telah lama di bentuk di Kabupaten Landak.

Baca juga  Personil Polsek Kuala Behe Giat Pengamanan Turnamen Pertandingan Sepak Bola

Ia menyatakan program pemerintahan pada saat ini yakni “Wajib belajar 9 tahun Gratis” hal itu hendaknya dapat bersama-sama di pahami bahwa Sekolah Dasar (SD) selama 6 tahun. Hingga ditambah sekolah lanjutan tingkat pertama (SLTP) selama 3 tahun hendaknya benar-benar bebas biaya (Gratis) untuk itu jika terdapat pungutan-pungutan yang tidak sesuai dengan ketentuan yang seharusnya, maka hal demikian dapat disebut perbuatan PUNGLI dan dapat di proses secara hukum pidana.

Penulis : Heriyanto
Editor: One

Share :

Baca Juga

Polri

Anggota Polsek Sengah Temila Terus Lakukan Sosialisasi Saber Pungli

Polri

Inilah Yang Dilakukan Bhabinkamtibmas Dengan Warganya

Polri

8 Personel Polsek Yang Melaksanakan Rapid Test di Puskesmas Sebangki, Hasilnya Non Reaktif Semua

Polri

Polsek Mempawah Hulu Berikan Pengamanan Kampanye Dialogis Perdana di Tahun 2019

Polri

Kanit Sabhara Imbau Pemilik Warung Agar Tidak Menjual Miras Di Serimbu

Polri

Polres Landak Hadiri Malam Perpisahan Santri Ponpes Lirboyo Kediri Jawa Tmur

Polri

Resedivis Pelaku Perampokan Dan Penodongan Di Ngadan Ditangkap Polisi

Polri

Bupati Landak Lepas Pawai Budaya Naik Dango Ke XXXIV
error: Content is protected !!