Home / Parlementaria

Jumat, 25 Mei 2018 - 04:03 WIB

Polda Riau Gagalkan Penyelundupan Sabu 29 Kg dalam Sasis Mobil

Kapolda Riau Irjen Nandang memperlihatkan barang bukti 29 kg sabu yang disita dari tersangka SL.

RIAU, LANDAKNEWS – Polda Riau membongkar penyelundupan narkoba jenis sabu ke Jakarta. Tidak tangung-tanggung, petugas menyita sebanyak 29 kg kristal bening haram tersebut.

Untuk mengelabui petugas, pelaku yakni SL (44) menyembunyikan sabu itu di bagian rangka mobil (sasis) yang telah dimodifikasi. Barang terlarang itu didapat tersangka dari Malaysia.

Kapolda Riau Irjen Nandang mengatakan, sabu tersebut sudah dikemas dalam kotak teh China oleh SL.”Selain sabu, kita juga menyita sebanyak 20.000 butir pil ekstasi,” ucap jendral bintang dua itu pada Kamis, 24 Mei 2018 kemarin.

Baca juga  Hadiri Rakor, DPRD Landak Dukung Warga Perbaiki Jalan Secara Mandiri

Menurut Nandang, penangkapan narkoba dalam jumlah besar ini terungkap setelah polisi mendapat laporan dari warga kalau SL akan bertransaksi di Jakarta. Dengan menggunakan mobil Suzuki Ertiga, SL bergerak dari Pekanbaru.

Tim Direktorat Reserse Narkoba Polda Riau yang mendapat informasi itu langsung menghubungi tiga polres di jajarannya untuk melakukan razia. Setelah mendapat ciri pelaku dan kendaraan, petugas pun melakukan razia.

Nandang menuturkan, pelaku berhasil lolos dari operasi razia di Polres Pelalawan dan Inhu. Namun petugas berhasil mendeteksi mobil pelaku di wilayah lintas timur kilometer 293 Selensen, Kabupaten Inhil.

“Saat itu petugas menggeledah mobil dengan nomor polisi D 1544 ACJ dan ditemukan sabu dan ekstasi. Harga sabu senilai Rp29 miliar sedangkan ekstasi yang disita senilai Rp6 miliar.

Baca juga  Terima Study Banding DPRD Kabupaten Sanggau, Heri Saman; Pentingnya Tenaga Penunjang di Jajaran DPRD.

Sebelumnya, Polda Riau juga mengamankan sebanyak 12 kg sabu dan 24.000 ekstasi dengan menangkap dua tersangka. Mereka adalah HC (34) dan MM (30).
Dengan jumlah ini berarti jumlah sabu yang disita sebanyak 41 kg.

Sementara ekstasi berjumala 44.000 butir.”Mereka jaringan berbeda. Para tersangka terancam hukuman mati,” tegasnya.

Sumber: Sindo News

Share :

Baca Juga

Parlementaria

Tokoh Adat Papua Tolak NRFPB

Parlementaria

Ketua DPRD Landak Ikut Rapat Bersama Kemendagri Secara Virtual

Parlementaria

Komisi C DPRD Landak dan Dinas Pendidikan Gelar Rapat terkait Pembelajaran Saat Pandemi COVID-19

Parlementaria

Bahas Pemekaran Kecamatan, DPRD Landak Kunjungan Kerja ke Mempawah Hulu

Parlementaria

Tabrak Truck, Warga Muri Tekapar

Parlementaria

Fraksi-Fraksi DPRD Landak Sampaikan Pandangan Umum Terhadap Nota Keuangan Daerah

Parlementaria

Wujud Cinta Kepada Allah, Ketua Persatuan Istri Prajurit Kartika Chandra Kirana Daerah XII/Tanjungpura Dirikan Taman Pendidikan Alquran

Parlementaria

DPRD Landak Terima Kunker DPRD Singkawang Kaji Terap Tentang Guru Honorer dan Pengelolaan Keuangan Daerah
error: Content is protected !!