Warga Dusun Antema Geruduk Polsek Mempawah Hulu, Ada Apa Ya?

oleh

MEMPAWAH HULU, LANDAKNEWS – Rabu (30/5) sekitar 10.00 wib, sekitar 30 orang warga Dusun Antema Desa Pahokng mendatangi Polsek Mempawah Hulu dengan marah dan nada nada keras.

Kedatangan warga tersebut kemudian disambut dengab baik oleh Kapolsek dan menanyakan ada apa ramai ramai datang Kepolsek dengan marah dan nada keras. Setelah mengetahui maksud dan tujuan kedatangan warganya Kapolsek kemudian mengajak masuk ke rung pertemuan Polsek.

“Kedatangan warga Dusun. Antema Desa Pahokng ini memberitahukan kepada Polsek bahwa akan mensegel SMPN 1 Mempawah Hulu dan SMPN 6 Mempawah Hulu, ” kata Kapolsek Mempawah Hulu IPDA. Zulianto.

Kapeosek menje;laskan, adapun alasan akan melakukan penyegelan sekolah tersebut dikarenakan dua sekolah itu tidak mau menerima siswa baru yang berasal dari Dusun Antema Desa Pahokng, untuk menenangkan warga Kapolsek langsung berangkat menuju UPT. Karangan bertemu dengan Kepala UPT dan segera membawa Kepolsek untuk memberikan penjelasan tentang zona penerimaan siswa baru.

“Untuk penerimaan siswa sesuai zona itu diatur oleh dinas pendidikan kabupaten dan terkait hal itu UPT tidak berkompeten memutuskan zona penerimaan siswa, ” kata Kepal UPT Karangan Marselus, S. Pd.

“Disamping zona yang memicu penyegelan adanya perkataan seorang kepala sekolah yang menyatakan siswa SDN Antema tidak bisa membaca dan tidak mau menerima siswa dari SDN Antema,” kata Reja salah satu perwakilan warga.

Setelah mendengar penjelasan dari Kepala UPT Karangan warga Dusun Antema pulang kerumah dengan tenang dan kondusif. Sembari menunggu penjelasan dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten dan akan melakukan mediasi kembali dengan Kepala SMP Negeri 1 dan SMP Negeri 6 Mempawah Hulu pada hari Senin 4 juni 2018.

Penulis: Tim Liputan
Editor: One

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *