Home / Kalbar

Jumat, 1 Juni 2018 - 21:35 WIB

Karolin Akan Tata Dan Optimalkan Gawai Dayak Di Kalbar

SINTANG,  LANDAKNEWS – Calon Gubernur Kalimantan Barat nomor urut dua, dr. Karolin Margret Natasa mengharapkan Dewan Adat Dayak yang ada di setiap kabupaten/kota di Kalbar bisa membuat jadwal tetap untuk pelaksanaan kegiatan Gawai Dayak, agar kegiatan tersebut bisa menjadi agenda wisata tahunan bagi kabupaten/kota.

“Sejauh ini yang saya lihat, jadwal pelaksanaan Gawai Dayak di tiap kabupaten/kota masih belum bisa ditetapkan. Tidak seperti pelaksanaan Gawai Dayak Kalbar yang sudah pasti tanggal dan bulan pelaksanaannya setiap tahun,” kata Karolin saat membuka kegiatan Gawai Dayak 2018 di Kabupaten Sintang, Kamis (31/5/2018).

Untuk itu, dirinya meminta kepada ketua DAD yang ada di kabupaten/kota untuk menetapkan tanggal gawai Dayak sehingga penyelenggaraannya tidak bersamaanan dengan provinsi.

Baca juga  Kepsek SMA 2 Pontianak : Terima Kasih Bapak Pangdam XII Tanjungpura

“Jangan sampai penyelenggaraannya tumpang tindih dengan provinsi, karena provinsi kemarin sudah membuat deklarasi dan sikap bahwa pekan gawai dayak naik dango provinsi dilaksanakan setiap tanggal 20 Mei,” ujarnya.

Dan ini menurutnya sudah dilaksanakan sejak 33 tahun yang lalu.

“Harus ada jarak antara pelaksanaan di provinsi dengan daerah-daerah lainnya. Meskipun bulannya sama, tapi jangan sampai tanggalnya bersamaan, kalau dapat utamakan provinsi dulu guna mengundang kabupaten/kota untuk menghadiri pekan gawai dayak di provinsi,” pintanya.

Dirinya berharap, pekan gawai Dayak provinsi tidak hanya diselenggarakan di Kota Pontianak saja, melainkan bisa diadakan di kabupaten/kota lain.

“Supaya 118 sub suku dayak bisa kita satukan, ini yang menjadi tujuan kita,” ungkapnya.

Baca juga  Satlantas Polres Sanggau Lakukan Diversi Kecelakaan Lalu Lintas Melibatkan Anak Dibawah Umur

Dirinya juga berpesan, kepada setiap pengurus DAD yang ada di seluruh Kalbar agar bisa membuat ciri khas tersendiri dari setiap pelaksanan Gawai Dayak, agar ada pembeda dari setiap daerah.

“Saya rasa ini sangat penting, karena jika setiap daerah menonjolkan khasanah budaya dan kreatifitasnya masing-masing, tentu akan menjadi daya tarik sendiri bagi daerah itu. Ini juga tentu bisa menjadi agenda wisata yang dapat menarik perhatian wisatawan lokal dan asing,” tandasnya.

Penulis: Tim Liputan
Editor: One

Share :

Baca Juga

Kalbar

Ini Rangkaian Kegiatan Pelantikan Gubernur – Wagub Delapan Provinsi

Kalbar

Presiden MADN Perintahkan Untuk Tidak Melaksanakan Gawai Dan Patuhi Protokol COVID-19

Kalbar

Perusahaan Harus Bayar THR H- 7 Lebaran

Kalbar

Hadiri Festival Meriam Karbit, Karolin Disambut Hangat Warga Pontianak

Kalbar

Karolin Ajak Masyarakat Kalbar Implementasikan Nilai Luhur Pancasila

Kalbar

Karolin Mendadak Imlek Ke Rumah Dendy, Sopirnya Yang Sedang Cuti

Kalbar

Inilah Yang Dilakukan Tim Porad Kodam XII/Tpr di Malam Hari

Kalbar

Guru 14 Kabupaten Kota di Kalbar Bersaing Ke Istana
error: Content is protected !!