Home / Kalbar

Jumat, 1 Juni 2018 - 11:08 WIB

Karolin Berpose di Arena Pekan Gawai Dayak, Ini Komentar Warganet

PONTIANAK, LANDAKNEWS – Karolin Margret Natasa calon Gubernur Kalimantan Barat nomor urut dua, mengunggah fotonya saat berpose di arena Pekan Gawai Dayak ke XXXIII tahun 2018, di Kompleks Rumah Radakng Kota Pontianak.

Karolin berpose dengan busana khas Dayak di atas panggung yang menjadi ajang festival Bujang Dara Gawai. Foto itu diunggah di akun facebook-nya pada Kamis (24/5/2018), yang segera “mencuri”perhatian para warganet.

Pekan Gawai Dayak merupakan event tahunan di Kalimantan Barat, sebagai bentuk pesta kota berbasis tradisi kebudayaan Dayak. Agenda tahunan ini sudah berlangsung sejak 33 tahun silam. Tahun ini Pekan Gawai Dayak digelar pada 20-24 Mei.

“Semalam saya menghadiri acara pemilihan Bujang Dara Gawai, ada ribuan masyarakat hadir dari seluruh penjuru Kalimantan Barat khususnya anak muda,” tulis Karolin pada keterangan sejumlah foto yang diunggahnya.

Festival Bujang Dara Gawai merupakan icon Pekan Gawai Dayak, suatu kesempatan bagi anak-anak muda Dayak, putra dan putri, untuk unjuk kebolehan. Puncaknya, akan ada satu pasang bujang dan dara yang terpilih menjadi pemenang, dan setahun ke depan bersama pemerintah daerah bekerja mempromosikan pariwiata provinsi ini.

Baca juga  Gidot : Di Bengkayang Tidak Ada Warga Yang Rebus Batu

Di masa remajanya, putri pertama Cornelis Gubernur Kalbar dua periode ini juga, pernah mengikuti festival Bujang Dara Gawai, dan muncul sebagai pemenang.

“Sebagai Dara Gawai 2006 saya bangga melihat kegiatan ini sudah jauh lebih besar dan lebih maju. Kita harus terus memacu motivasi untuk mengembangkan potensi-potensi kreatif yang ada di tanah tercinta kita ini. Saya bersyukur dan berterimakasih juga atas kompaknya dukungan dari masyarakat yang hadir,” kata Karolin.

Apa komentar warganet atas sejumlah pose dari calon gubernur perempuan pertama dalam sejarah Kalimantan Barat?

Katarina Nambi menulis:
Maju dan Menang Ibu. Saya Penggrajin Baju Dayak Bu. Semoga Wanita Dayak banyak yg terinfirasi dari Ibu. Bu Prospek Penggrajin itu sebenar sangat menjanjanjikan. Misalnya Ibu2 Di Kampong Koa diberdayakan untuk menekuni Usaha sesuai man kearifan Lokal. Jadi palibg tidak Ibu2 Itu bisa menambah penghasilan Keluarga. Bahkan Kayak Saya sampai berhenti dari Guru Honor ke Penggrajin. Karena Penggrajin lebih menjanjikan Ibu. Apalagi kalau ada Bantuan dari Intansi terkait ya Bu

Baca juga  Silaturahmi Ramadhan ke Mempawah, Karolin Napak Tilas Tanah Kelahiran

Komentar bernada pujian ditulis oleh Nevha Renata:
Aura kepemimpinanya sdah  ampak…smoga atas ijin Tuhan…sicega menjadi pemimpin kalbar. (‘’Si cega’’ merupakan bahasa sub Dayak Kanayatn, artinya ‘’si cantik’’).

Komentar lainnya berisi dukungan, di antaranya dari Early Darista:
Semangat, pasti menang. Muda, cantik, pinter, tegas.

Marsianus Niko menulis:
pilahan ku untuk kaliman trdepan

Juga ada yang bermuatan saran, seperti ditulis John Calvin: Kalau terpilih.rajin2.turun ke desa..aja.

Penulis: Tim Liputan
Editor: One

Share :

Baca Juga

Kalbar

GOW Sekadau Santuni Penderita Lumpuh Layu di Gonis Tekam

Kalbar

65 Kepala Daerah Tidak Serius Menangani COVID-19, Cornelis : Mereka Tidak Memikirkan Rakyatnya

Kalbar

Karolin – Gidot Libatkan Semua Elemen Wujudkan Kalbar Hebat

Kalbar

Gubernur Cornelis Buka Kongres Internasional I Kebudayaan Dayak

Kalbar

Komando Daerah Militer XII/Tanjungpura Gelar Peringatan Isra’ Mi’raj di Masjid Nurul Ikhlas

Kalbar

SMP Katolik Sugiyopranoto Gelar Kemah Pramuka Penggalang

Kalbar

Danrem 121 ABW, Bambang Tutup TMMD Regtas 99 di Jangkang Sanggau

Kalbar

Uskup Oton Sidin, OFMCap Dijadwalkan Pimpin Misa 1 Tahun Kumunitas Katolik Kalimantan di Jakarta
error: Content is protected !!