Awasi Pesta Demokrasi, 78 Orang Pengawas TPS Jelimpo Dilantik.

oleh

NGABANG, LANDAKNEWS – Telah dilaksanakan Pelantikan Pengawas Tempat Pemungutan Suara (TPS) se Kecamatan Jelimpo sebanyak 78 orang, dengan mengambil tempat di Aula CU Pancur Kasih Jelimpo, Selasa (5/6).

Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Anggota Panwas Kabupaten Landak Tata S. Sos, Ketua Panwascam Jelimpo Rajet STh, Kapolsek Ngabang Kompol Ida Bagus Gde Sinung SH ,MH, Tinus Sy Kasi Pendapatan Kecamatan Jelimpo, Ketua PPK Kecamatan Jelimpo Stephanus Maidi, para anggota Pengawas TPS se Kecamatan Jelimpo sebanyak 78 org dan para tamu undangan lainnya.

Dalam rangkai kegiatan diawali dengan Pembacaan Keputusan Ketua Panwascam Jelimpo kemudian dilanjutkan dengan Pengambilan sumpah / janji Pengawas TPS se Kecamatan Jelimpo yang disertai dengan Penandatanganan Berita Acara Jabatan Pengawas TPS kecamatan Jelimpo.

Pada sesi berikutnya dilaksanakan Pelantikan dan penandatanganan Fakta Integritas pada seluruh Pengawas TPS yang dilantik.

Dalam kata sambutan Ketua Panwascam Jelimpo Rajet berharap para anggota pengawas TPS bersemangat dan tidak takut dalam melaksanakan tugas pengawasan dalam pemilu Gubernur dan Wakil Gubernur Kalbar karena kita dilindungi undang – undang.

Sementara itu dalam sambutannya Kapolsek Ngabang Ida Bagus Gde Sinung meminta agar masyarakat untuk tidak mudah percaya informasi bohong atau berita hoak dan jangan mau diadu domba oleh pihak – pihak tertentu yang punya kepentingan sehingga membuat suasana menjadi tidak kondusif, terkait dalam pelaksanaan pemilu Gubernur dan Wakil Gubernur Kalbar.

“Mari kita jaga rasa persatuan dan kesatuan demi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia, ” pesannya.

Di kesempatan yang sama Danramil Ngabang melalui Pelda Damas menuturkan TNI tidak dapat terjun langsung dalam pelaksanaan pemilu tidak seperti Polri, namun kita TNI akan memback up Polri apabila terjadi peningkatan situasi, ” tegasnya.

Dalam sambutan Panwas Kabupaten Tata S.Sos menyampaikan pembentukan Pengawas TPS merupakan hal yang baru, gunanya untuk pengawasan ditingkat TPS untuk mencegah terjadinya pelanggaran pemilu di TPS.

“Jikalau ditemukan adanya kesalahan atau pelanggaran yang dilakukan oleh petugas TPS silahkan ditegur atau dilaporkan guna menciptakan pelaksanaan pemilihan Gubernur – Wakil Gubernur yang aman dan lancar, ” pinta Tata.

Penulis : Irwanto
Editor: One

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *