Home / Kalbar

Selasa, 5 Juni 2018 - 07:58 WIB

Karolin Akan Tata Dan Optimalkan Gawai Dayak Di Kalbar

SINTANG,  LANDAKNEWS – Calon Gubernur Kalimantan Barat nomor urut dua, dr. Karolin Margret Natasa mengharapkan Dewan Adat Dayak yang ada di setiap kabupaten/kota di Kalbar bisa membuat jadwal tetap untuk pelaksanaan kegiatan Gawai Dayak, agar kegiatan tersebut bisa menjadi agenda wisata tahunan bagi kabupaten/kota.

“Sejauh ini yang saya lihat, jadwal pelaksanaan Gawai Dayak di tiap kabupaten/kota masih belum bisa ditetapkan. Tidak seperti pelaksanaan Gawai Dayak Kalbar yang sudah pasti tanggal dan bulan pelaksanaannya setiap tahun,” kata Karolin saat membuka kegiatan Gawai Dayak 2018 di Kabupaten Sintang, Kamis (31/5/2018).

Untuk itu, dirinya meminta kepada ketua DAD yang ada di kabupaten/kota untuk menetapkan tanggal gawai Dayak sehingga penyelenggaraannya tidak bersamaanan dengan provinsi.

Baca juga  SMP Katolik Sugiyopranoto Gelar Kemah Pramuka Penggalang

“Jangan sampai penyelenggaraannya tumpang tindih dengan provinsi, karena provinsi kemarin sudah membuat deklarasi dan sikap bahwa pekan gawai dayak naik dango provinsi dilaksanakan setiap tanggal 20 Mei,” ujarnya.

Dan ini menurutnya sudah dilaksanakan sejak 33 tahun yang lalu.

“Harus ada jarak antara pelaksanaan di provinsi dengan daerah-daerah lainnya. Meskipun bulannya sama, tapi jangan sampai tanggalnya bersamaan, kalau dapat utamakan provinsi dulu guna mengundang kabupaten/kota untuk menghadiri pekan gawai dayak di provinsi,” pintanya.

Dirinya berharap, pekan gawai Dayak provinsi tidak hanya diselenggarakan di Kota Pontianak saja, melainkan bisa diadakan di kabupaten/kota lain.

“Supaya 118 sub suku dayak bisa kita satukan, ini yang menjadi tujuan kita,” ungkapnya.

Baca juga  Berpakaian Kebaya dan Pesa'an di Acara Debat, Karolin-Gidot Buktikan Pemimpin untuk Semua Golongan

Dirinya juga berpesan, kepada setiap pengurus DAD yang ada di seluruh Kalbar agar bisa membuat ciri khas tersendiri dari setiap pelaksanan Gawai Dayak, agar ada pembeda dari setiap daerah.

“Saya rasa ini sangat penting, karena jika setiap daerah menonjolkan khasanah budaya dan kreatifitasnya masing-masing, tentu akan menjadi daya tarik sendiri bagi daerah itu. Ini juga tentu bisa menjadi agenda wisata yang dapat menarik perhatian wisatawan lokal dan asing,” tandasnya.

Penulis: Tim Liputan
Editor: One

Share :

Baca Juga

Kalbar

Kalbar Layak Tambah Satu Provinsi

Kalbar

Tokoh Agama Tayan Hulu Ini Siap Perjuangkan Karolin-Gidot Menang di Pilgub

Kalbar

Rasa Takut, Mendorong Karolin Dan Pomprov Kalbar Gencar Usulkan Pembangunan Jembatan Pak Kasih Tayan

Kalbar

Tim Tenis Lapangan Porad Kodam XII/Tpr Siap Patahkan Lawan

Kalbar

inDriver Kembali Beroperasi Penuh di Pontianak

Kalbar

Karolin-Gidot Rancang Kartu Petani, Agar Mudah Dapat Bantuan

Kalbar

Lomba Desa Tingkat Provinsi, Jarot: Pembangunan Suatu Daerah Berkembang Dimulai Dari Desa

Kalbar

Gawai Dayak Kecamatan Jangkang Meriah
error: Content is protected !!