Home / Uncategorized

Kamis, 14 Juni 2018 - 14:37 WIB

Karolin-Gidot Siap Maksimal Potensi Perbatasan Darat/Laut

SINTANG, LANDAKNEWS – Calon Gubernur Kalimantan Barat nomor urut dua, dr. Karolin Margret Natasa menyatakan dirinya akan memaksimalkan potensi perbatasan darat dan laut di provinsi itu, untuk mempercepat proses pertumbuhan ekonomi baru dan pemerataan pembangunan.

“Program pembangunan perbatasan ini harus terus dilanjutkan, makanya, saat dipecayakan masyarakat untuk memimpin provinsi ini, saya dan pak Gidot akan memaksimalkan potensi yang ada di perbatasan, tidak haya didarat, tetapi juga di laut,” kata Karolin di Sintang, Rabu (13/6/2018).

Karolin menjelaskan, proses pembangunan di daerah perbatasan bukan hanya dilakukan untuk wilayah darat, tetapi juga diwilayah laut.

Menurutnya, masalah kawasan perbatasan merupakan isu yang penting di berbagai negara tidak terkecuali di Indonesia dan Kalbar khususnya.

Kondisi geografis Indonesia yang sebagian besar wilayah kelautan yang terbentang dari sabang sampai Merauke dan Miangas sampai Pulau Rote, menujukkan betapa luasnya indonesia dengan berbagai potensi sumber daya alam dan permasalahanya yang mencakup tapal batas kepulauan.
“Kawasan perbatasan antarnegara, baik di darat maupun di laut memiliki peran sangat penting dan strategis karena selain merupakan batas kedaulatan, juga merupakan wilayah yang mencerminkan halaman depan suatu negara,” tuturnya.

Secara geografis, lanjutnya, posisi Negara Kesatuan Republik Indonesia diapit oleh dua benua, mempunyai batas wilayah internasional dengan 10 (sepuluh) negara tetangga. Di darat Republik Indonesia berbatasan dengan 3 (tiga) negara yaitu Malaysia, Papua New Guinea, Republik Demokratik Timor Leste.

Baca juga  Demi Menjaga Situasi Kamtibmas Agar Tetap Aman Pasca Tahapan Pemilu, Sabhara Lakukan Patroli di 3 Objek Vital Pemilu

“Termasuk di Kalbar, kita berbatasan langsung dengan Malaysia dan dekat sekali dengan Brunei Darusalam. Untuk perbatasan laut, meski Natuna merupakan provinsi Riau, namun, posisinya yang dekat dengan Kalimantan Barat, dimana Natuna ini juga berbatasan langsung dengan Singapura, jelas memiliki potensi yang juga harus dikembangkan ke depan,” jelasnya.

Sebagai politis yang pernah berkiprah dikancah politik nasional, Karolin memaparkan, cakupan Wilayah Administrasi Daerah Perbatasan Darat di Kalbar terdiri atas Kabupaten Smbas dengan luas cakupan 6.706,52 kilometer persegi dimana perbatasan itu masuk dalam kawasan Hutan Lindung, Taman Nasional dan Danau Alam yang berada di Kecamatan Paloh, Sajingan Besar, Teluk Keramat dan Sejangkung yang berbatasan langsung dengan Malaysia.

Kemudian, untuk Kabupaten Bengkayang, luas wilayah administrasi perbatasan 6.055,06 kilometer persegi, dimana perbatasan dengan negara tetangga berupa Hutan Lindung, taman nasional dan danau alam yang berada di Kecamatan Seluas, Jagoi Babang dan Siding, ini juga berbatasan langsung dengan Malaysia.

“Sementara di kabupaten Sanggau, luas wilayah admnisrasi perbatasannya 18.314,90 kilometer persegi, terdiri atas Hutan Lindung, Taman Nasional dan Danau Alam yang berada di Kecamatan Entikong, dan Sekayam. Sedangkan untuk Kabupaten Sintang, luas wilayah administrasi perbatasannya 4.651,11 kilometer persegi yang terdapat di Kecamatan Ketungau Tengah, Kecamatan Ketungau Hulu,” kata Karolin.

Baca juga  Bripka Uber Mendatangi Warga Diwarung

Yang terakhir, Kabupaten Kapuas Hulu, dengan lua wilayah administrasi perbatasannya 29.841,70 kilometer persegi yang terdapat di Kecamatan Puttusibau, Embaloh Hulu, Batang, Empanang, Badau dan Puring Kencana.

“Kenapa saya memaparkan luasan wilayah administrasi perbatasan ini, karena kita sudah memetakan potensi yang ada disana, yang harus dibangun untuk memaksimalkan potensi perbatasan yang ada. Saat ini, pemerintah pusat dibawah kepemimpinan pak Jokowi sangat konsen membangun daerah perbatasan negara, sehingga peluang ini harus bisa kita ambil untuk membangun perbatasan kita,” imbuh Karolin.

Dengan bantuan dan dukungan masyarakat, lanjutnya, dirinya yakin, bisa mewujudkan pembangunan yang berkeadilan antara kota dan daerah pedalaman serta perbatasan.

“Untuk itu saya mengajak masyarakat Kalbar, pada tanggal 27 Juni nanti, mari datang beramai-ramai ke TPS, lalu coblos nomor dua, Karolin-Gidot, untuk mewujudkan Kalbar Hebat,” tandasnya.

Penulis: Tim Liputan
Editor: One

Share :

Baca Juga

Uncategorized

Mencegah Terjadinya Penyebaran Paham Radikalisme Polsek Mempawah Hulu Berikan Imbauan

Uncategorized

Bhabinkamtibmas Polsek Menyuke Gencar Sebarkan Maklumat Kapolri Mengenai Covid-19

Uncategorized

 Warga Desa Amboyo Inti Kehilangan KTP, Lapor di Polsek Ngabang

Uncategorized

Kapolsek Sengah Temila Pimpin Apel Gabungan Kampanye Pakai Masker

Uncategorized

Sambangi Warga , Kanit Sabhara Polsek Menyuke Berikan Himbauan Kamtibmas

Uncategorized

Jaga Kamtibmas, Polsek Ngabang Gencarkan Patroli

Uncategorized

Ramadhan, Polisi di Menyuke Ikut Jaga Masjid

Uncategorized

Polsek Menyuke Laksanakan Patroli Serta Sambangi Warga
error: Content is protected !!