Home / Berita

Minggu, 19 Agustus 2018 - 01:45 WIB

Karyawan PKS PTPN XIII Ngabang Di PHK

NGABANG,  LANDAKNEWS-Kado pahit diterima karyawan Pabrik Kelapa Sawit (PKS) PTPN XIII Ngabang. Pada HUT Kemerdekaan Ke-73 RI.  Pasalnya mulai tanggal 20 Agustus 2018 (hari ini), seratusan karyawan berstatus Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT),  Honor dan Karyawan Harian Lepas (KHL) di Pemutusan Hubungan Kerja (PHK).

Ini sesuai pernyataan Sosialisasi Surat Edaran (SE) Direksi tentang pengakhiran karyawan status PKWT, honor, KHL di wilayah kerja PKS PTPN XIII Ngabang

Sosialisasi itu disampai
kan langsung Manager PKS PTPN XIII Ngabang Siswanto,  Sabtu (18/08/18),  di ruang pertemuan PKS PTN XII Ngabang bersama karyawan PKWT,  Honor dan KHL.

Tampak hadir,  Ketua DPC Federasi Serikat Buruh (FSB) Kamiparho Landak, Yasiduhu Zalukhu Ketua PK PKS Januaris Jono,  Temunggung Banua Pantu Seratus Amad,  Kadus setempat,  Kasium Polsek  Ngabang AIPTU.  Suliyanto.

Poin penting no. 2 pada Surat Edaran (SE) Direksi tentang pengakhiran karyawan status PKWT, Honor, KHL,  yaitu atas pelanggaran butir 1 tersebut diatas.  Diinstruksikan kepada Pimpinan Unit Kerja Karyawan untuk melakukan pengakhiran kerja karyawan PKWT,  Honor dan KHL yang tidak berkaitan dengan produksi terhitung mulai  tanggal  20 Agustus 2018.

Baca juga  Warga Harus Waspada Banjir di Musim Hujan

Sebelum diberikan kesempatan mengajukan pertanyaan dari pihak PKWT, honor, KHL, Manager PKS Ngabang, Siswanto mengatakan sejak Nopember 2017 hingga Januari 2018 pengolahan CPO hanya 200 ton perhari, maka tidak balik modal dan seharusnya 600 ton per hari.

“Kita mengalami kerugian sebesar Rp. 1,6 milyar perbulan. Maka pada awal Februri 2018 diberhentikan operasional
dan 1 Juni akan operasi. Tapi perjalanan waktu kondisi PTPN XIII semakin terpuruk,”ungkapnya.

Selanjutnya, terjadi pergantian direksi baru dari PTPN III Medan.

“Jadi bukan pindah tangan, tapi sejak dulu PTPN XIII anak perusahaan dari PTPN III. Karena secara teknis kita sudah bangkrut. Tapi secara administrasi diperjuangkan PTPN III,” jelas Siswanto.

Ketua DPC Federasi Serikat Buruh (FSB) Kamiparho Landak, Yasiduhu Zalukhu menilai PHK karyawan dilakukan sepihak dan belum ada kejelasan. Sehingga secara organisasi buruh, apapun yang akan terjadi akan membantu secara hukum sampai ke tingkat manapun.

Baca juga  Pedagang Pasar Sayur, Disambangi Patroli Polsek Ngabang

“Kami berharap kepada karyawan
jangan melakukan tindakan atau langkah sebelum ada perintah dari kami. Hargai apa yang diputuskan manajemen anggap hadiah pada HUT RI ke 73. Kami berharap kepada pihak perusahaan untuk mengikuti sesuai aturan yang ditentukan, ” ungkapnya.

Kasium Polsek Ngabang, Aiptu Suliyanto berharap kepada masyarakat khususnya karyawan dilingkungan pabrik agar menjaga kondusifitas.

“Ikuti jalur atau koridor yang disepakati antara karyawan dan pihak perusahaan, “ujarnya.

Sementara itu, sosialisasi berjalan lancar dan mengenai hak karyawan seperti pesangon akan dipenuhi pihak perusahaan.

Sosialisasi ini tidak luput dari pihak pengamanan Polres Landak.  Dibawah pimpin Kabag Ops dan Kasat Intel.

Penulis: Tim Liputan, Editor: One

Share :

Baca Juga

Berita

Bhabinkamtibmas Desa Sepangah Bagikan Maklumat Kapolda
panglima tni

Berita

Panglima TNI: Filipina Janji Bebaskan Lima WNI yang Disandera Abu Sayyaf

Berita

Ciptakn Situasi Aman Aipda Safi’in Lakukan Patroli

Berita

Bhabinkamtibmas Himbau Warga Tidak Panik Dan Tetap Tenang

Berita

Rudi Warga Sekadau, Hibahkan Tanahnya Untuk Pembangunan Makoramil 1204 – 17/Nanga Taman
Luis Milla nuevo entrenador del Zaragoza

Berita

Pergantian Jitu Luis Milla yang Mengantar Indonesia ke Semifinal
giring nidji ke politik

Berita

Terjun ke Dunia Politik, Giring ‘Nidji’ Syukuran di Rumahnya
politisi pkb

Berita

Politisi PKB: Jangankan 1 Bulan, 3 Bulan Gaji Saja Saya Siap untuk Rohingya
error: Content is protected !!