Bupati Landak Ajak Petani Tingkatkan Kualitas Beras Landak

oleh -589 views

NGABANG – Bupati Landak Karolin Margret Natasa mengajak para petani di Kabupaten Landak untuk meningkatkan kualitas Beras Landak untuk dapat menembus pangsa pasar modern saat ini, karena dengan kualitas yang baik akan dapat meningkatkan penjualannya dan meningkatkan perekonomian para petani.

Untuk meningkatkan kualitas Beras Landak, Karolin mengajak para petani di Kabupaten Landak untuk dapat meningkatkan standar kualitas Beras Landak menjadi type Beras Premium, sehingga mampu bersaing dengan beras di luar Kalimantan Barat.

“Untuk meningkatkan ekonomi para petani, saya mengajak para petani untuk meningkatkan kualitas Beras Landak menjadi Beras Premium. Hal ini merupakan standar untuk pangsa pasar modern dan kebutuhan di Kalimantan Barat saat ini untuk stok beras masih bergantung pada beras dari Pulau Jawa, untuk itu para petani yang ada di Kabupaten Landak dapat mengambil peluang tersebut dengan meningkatkan kualitas Beras Landak,” Ucap Karolin di Jakarta (27/01/18).

Dengan melakukan kerjasama antara Pemerintah Kabupaten Landak bersama Lembaga Credit Union Banuri Harapan Kita (CU BHK) dan Credit Union (CU) Semarong melakukan kerjasama dengan pihak Hypermart yang merupakan salah satu pasar modern di Kalimantan Barat, menjadikan semangat baru dalam dunia pertanian di Kabupaten Landak untuk menembus pangsa pasar yang lebih besar lagi.

“Saat ini kita sudah melakukan kerjasama dengan pihak pasar modern seperti di Hypermart yang sangat membutuhkan pasokan Beras Lokal di Kalimantan Barat, sehingga saat ini sudah banyak masyarakat di luar Kabupaten Landak mencari Beras Lokal Landak ini dengan melakukan orderan melalui pesan langsung ke saya, pihak CU maupun di media sosial. Untuk itulah saya mengajak para petani di Kabupaten Landak dapat mengambil kesempatan ini, karena pasaran untuk berasnya sudah ada dan saya akan meminta pihak terkait untuk melakukan pendampingan kepada para petani, ” jelas Karolin.

Lebih lanjut Bupati Landak menghimbau kepada kepala desa untuk mengajak para petani membuat kelompok tani dan membangun Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dalam bidang pertanian.

“Para petani saya himbau untuk segera membentuk kelompok tani agar mempermudah mendapatkan bantuan dari Pemerintah serta juga dapat membuat BUMDes dibidang pertanian seperti penjualan Bibit, Pupuk, Pestisida dan kebutuhan pertanian lainnya, apabila sudah panen berasnya bisa di jual di BUMDes sehingga perputaran ekonomi di Desa bisa berjalan. Saya ingatkan kepada Kepala Desa untuk dapat mendukung program BUMDes tersebut, ” tegas Karolin.

Penulis: Tim Liputan
Editor: One

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *