Alḥamdulillah, Masjid Al-Mujahadah Tebedak Diresmikan

oleh

NGABANG  – Ketua Umum Rumah Infag Yusman Dawolo mengatakan Rumah Infag adalah sebuah lembaga sosial yang memiliki 3 program utama. Program utama adalah pembangunan masjid.

“Alhamdulillah rumah infag sudah membangun rumah ibadah didaerah-daerah jauh dari perkotaan, yang sangat membutuhan. Seperti pembangunan masjid di Sumut, di NTT, Maluku, Mentawai, dan sekarang di Landak. Selanjutnya di Aceh sedang berlangsung dan insyaallah tanggal 4 Februari 2019, akan peletakkan batu pertama dimulai pembangunan Masjid Jamiul Jamaah di Lombok Utara NTT,” kata Yusman Dawolo, saat peresmian Masjid Al-Mujahadah, Minggu (27/01/19), kemarin di Tebedak Ngabang Kalbar.

Program selanjutnya adalah program pemberdayaan, berusaha bagaimana jamaah masjid itu bisa bangkit ekonominya. Maka itu apakah nanti akan diberi permodalan, apakah pendampingan wira usaha, trening dan sebagainya. Sehingga ekonomi jamaah itu menjadi meningkat.

Program selanjutnya, ketiga, kata Yusman Dawolo, program beasiswa dari rumah infag. Program ini, dimana rumah infag memberikan beasiswa dengan menyekolahkan anak-anak di jawa.

“Tapi tahun ini, sudah mulai membuat sekolah sendiri di Kota bogor Jawa Barat, bahakan sekolah itu berskala internasional,” jelasnya.

Sehingga kwalitas pendidikannya bisa menyamai sekolah-sekolah berskala internasional. Yang kemampuannya hapal 30 zus Al Qur”an isayaallah dan kemudian mereka memiliki keterampilan bahasa Arab aktif dan bahasa Inggris aktip.

“Oleh karena itu silakan kita akan berikan jatah dan direktur rumah infagnya ada disini, 2-5 orang laki-laki maupun untuk SMP bisa menitipkan anak-anak bapak ibu kepada kami untuk bisa dididik di sekolah Pesantren Tasfiq Markas Upas. Bahkan bila berprestasi diteruskan di SMA dan lulus kuliah,” kata Yusman Dawolo berharap kesempatan baik ini harus dimanfaatakan sebaik mungkin.

Ditempat yang sama Gubernur Kalbar, melalui H. Mujiono Kepala Biro Kesejahteraan Provinsi Kalimantan Barat, mengucapkan selamat atas peresmian Masjid Al-Mujahadah di Desa Tebedak Kecamatan Ngabang Kabupaten Landak Kalimantan Barat. Sekaligua turut merasa bangga dan bahagia atas selesainya pembangunan Masjid Al-Mujahadah.

“Semoga dengan kahadiran Masjid Al-Mujahadah ini, dapat membawa manfaat yang sebesar-besarnya dalam upaya meningkatkan kwalitas Sumber Daya Manusia (SDM) kita kjedepan,” katanya.

Dengan selesainya pembangunan Masjid Al-Mujahadah, pantas disyukuri. Sebab dalam proses pembangunnaya memerlukan penggorbanan baik waktu, tenaga, pikiran dan biaya yang tidak sedikit. “Saya dengar pembangunan ini Rp. 900 an juta dan ini cukup besar,” kata Mujiono.

Oleh karenanya, gubernur menyampaikan terima kasih kepada para donatur dan simpatisan, yang telah mendukung pembangunan Masjid Al-Mujahadah serta penghargaan dan apresisasi yang setinggi-tingginya kepada Laziz Muhammadiah Kalbar, Rumah Infag Jakarta, serta panitia pembangunan Masjid Al-Mujahadah.
“Karena atas doa, kerja keras dan perjuangans ehingga pembangunan masjid dapat diselaikan dengan baik,” ungkpanya.

Hadir dalam peresmian masjid, Forkopinda Kabupaten Landak, Ketua Lazis Muhammadiah Kalbar, Pimpinan Wilayah Muhammadiah Kalbar, Pimpinan Muhammadiah Kabupaten Landak, Alim Ulama, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Tokoh Pemuda, dan undangan lainnya.

Penulis: One
Editor: HI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *