Peran Kodim 1207/BS dalam Pengamanan Pilpres dan Pilleg Tahun 2019 Dan Antisipasi Karhutla

oleh -329 views

Pontianak, Kamis (21/3/2019) – Komandan Kodim 1207/BS, Letkol Arm Stefie Jantje Nuhujanan, S.I.P., yang menjadi narasumber pada dialog Interaktif di RRI Pontianak, Jalan Sudirman, Kota Pontianak. Dengan mengusung tema Pembinaan Keamanan Wilayah Dalam Rangka Pilpres dan Pilleg Tahun 2019.

Menurut Dandim, Kodim 1207/BS merupakan satuan komando kewilayahan setingkat Kodim yang berada langsung di bawah Kodam XII/Tpr. Memiliki dua wilayah binaan yang mencakup Kota Pontianak dengan enam kecamatan, dan Kabupaten Kubu Raya terdapat sembilan kecamatan.  Dalam menghadapi Pemilu 2019 Kodim 1207/BS siap membantu pelaksanaan Pemilu yang Luber dan Jurdil. Kegiatan antisipasi untuk masyarakat, Kodim 1207/BS telah melaksanakan pembinaan territorial, melaksanakan sosialisasi tentang Pemilu damai, dengan harapan masyarakat akan lebih dewasa, tidak mudah diadu domba dan solid dalam kebersamaan yang dilandasi Kebhinekaan.

Ditambahkan juga, Kodim 1207/BS memberikan bantuan terhadap Polri. Sehingga secara taktis pergerakan TNI atas permintaan Polri.

”Dalam hal pengamanan wilayah Kodim 1207/BS senantiasa bersinergi dengan Polresta Pontianak  untuk mengadakan upaya-upaya cipta kondisi, patroli dan lain-lain, sehingga pentahapan Pemilu dapat berjalan sebagaimana mestinya, lancar dan aman,” kata Dandim.

Dandim menuturkan, personel yang dikerahkan dibawah kendali Kodim 1207/BS kurang lebih seribu, yang terdiri dari personel Kodim 1207/BS sendiri, dari Kavaleri dan Balakdam XII/Tpr. Personel akan disebar sesuai kebutuhan dan tingkat kerawanan yang telah dipetakan dengan dasar pengalaman Pemilu sebelumnya, personel siap gerak akan ditempatkan di titik – titik tertentu, dan akan bergerak jika dibutuhkan.

Dalam kesempatan tersebut Dandim juga menyampaikan, pada bulan April mendatang ada dua agenda besar yang akan dihadapi, disamping Pengamanan Pemilu Pilpres dan Pileg, Kodim 1207/BS juga mengantisipasi terjadinya Karhutla. Untuk pencegahan terjadinya Karhutla, telah diadakan rapat koordinasi dengan diprakasai oleh Pemda dan dari BPBD Kota/Kabupaten. Langkah diambil adalah semangat pencegahan, dengan memberikan sosialisasi, himbauan dan melaksanakan patroli.

Mengkhiri dialog Dandim berharap, agar masyarakat menggunakan hak pilih sesuai hati nurani, tidak mudah terprovokasi informasi hoaks, dan bijak dalam menggunakan media sosial serta ikut mensukseskan Pemilu 2019.

”Kepada masyarakat dan perusahaan, stop membakar hutan dan lahan. Kita jaga alam, maka alampun akan menjaga kita,” tutur Dandim. (Pendam XII/Tpr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *