Polsek Menjalin Berhasil Ungkap Pelaku Pencurian Toko Sembako “Sinar Baru” Menjalin

oleh -109 views

MENJALIN- Peristiwa pencurian toko sembako “Sinar Baru” yang terletak di pasar Menjalin milik Amao (44 tahun)  yang diketahui oleh pemilik toko,  Senin pagi (13/05/19).

Bermula saat salah satu pelanggan toko yang ingin membeli rokok dan ketika pemilik toko hendak mengambil rokok melihat puluhan slop rokok ludes diambil maling.

Kerugian yang dialami Amao ternyata tak hanya kehilangan puluhan slop rokok dengan berbagai merek tetapi juga uang tunai senilai sekitar Rp.4.000.000,- (Empat Juta Rupiah).   Berada di dalam laci meja kasir serta jendela teralis toko yang rusak akibat di bongkar pelaku untuk memasuki toko sembako “Sinar Baru” tersebut.

Atas peristiwa itu, pemilik toko melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Menjalin langsung di tindak lanjuti anggota unit reskrim Polsek Menjalin dengan melalukan penyelidikan tindak pidana pencurian tersebut dan selama kurang lebih 3 (tiga) hari petugas  berhasil menemukan dan mengamankan 3 (tiga) orang pelaku dengan berinisial AR (23th), VN (30th) dan RN (17th).

Kapolsek Menjalin, IPTU.  Teguh Pambudi menerangkan saat ini anggota Unit Reskrim Polsek Menjalin sedang melakukan proses penyidikan lebih lanjut untuk melengkapi berkas perkara yang akan di serahkan ke JPU Kajari Landak untuk tahap penuntutan JPU dan persidangan PN Landak.

Penanganan 3 (tiga) orang  pelaku tindak pidana pencurian tersebut, dimana 2 (dua)  orang pelaku inisial AR dan VN akan lanjut hingga ketahap peradilan persidangan sedangkan untuk pelaku inisial RN kita lakukan upaya diversi mengingat pelaku masih berusia dibawah umur, dimana merujuk pada Pasal 1 angka 7 Undang-Undang (UU) Nomor 11 Tahun 2012.

“Dalam Undang-undang tersebut disebutkan pengertian diversi adalah pengalihan penyelesaian perkara anak (dibawah umur) dari proses peradilan pidana ke proses di luar peradilan pidana, kemudian pada Pasal 5 Ayat (3) menegaskan dalam sistem peradilan pidana anak, wajib diupayakan Diversi, ” tutur Kapolsek.

Kanit Reskrim Polsek Menjalin, Bripka Wawan Suyanto menambahkan 2 (dua)  orang pelaku inisial AR dan VN yang ditangani oleh Brigpol M. Rozali.

“Berdasarkan undang-undang KUHP memenuhi unsur tindak  pidana pencurian dengan pemberatan dengan pasal yang kita  kenakan yaitu pasal  363 ayat (1) ke 3 dan ke 4 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 7 (tujuh) tahun kurungan penjara, ” katanya seraya mengatakan sedangkan untuk pelaku dibawah umur inisial RN yang ditangani oleh penyidik pembantu Brigpol Oktavianto masih menunggu hasil keputusan diversi dan Litmas dari Ka Bapas Kelas II Pontianak untuk penanganannya.

Penulis : Oktavianto

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *