Peredaran dan Bahaya Narkoba Sejak Dini di Sosialisasikan Terhadap Anak

oleh -132 views

NGABANG, KALBAR – Skenario peredaran narkoba saat ini sudah melibatkan anak-anak menjadi kurir sehingga perlu diantisipasi sedini mungkin melalui sosialisasi tentang peredaran dan bahaya narkoba terhadap anak, agar anak tidak terlibat dalam peredaran dan penggunaan narkoba. Sabtu (24/08/19).

Pihak Persatuan Wanita Kristen Indonesia (PWKI) dalam sosialisai tersebut mengucapkan terima kasih kepada pihak sekolah SDN 01 Jelimpo yang sudah memberikan kesempatan dan menyiapkan tempat  kepada PWKI untuk mensosialisasikan tentang peredaran dan bahaya narkoba terhadap anak. PWKI juga berterima kasih kepada Polsek Ngabang yang telah bersedia bekerja sama untuk mensosialisasi tentang peredaran dan bahaya narkoba terhadap anak.

PWKI menjelaskan jenis-jenis narkoba dan dampak bagi anak jika mengkonsumsi narkoba serta mengajak anak-anak jangan pernah mau mencoba narkoba, miras, lem atau zat kimia lainnya dan jangan merokok karena dapat merusak kesehatan.

Panit Binmas Polsek Ngabang Bripka Unggul menyampaikan bahwa saat ini peredaran narkoba telah melibatkan anak-anak sebagai kurir atau tukang antar barang karena ancaman hukum terhadap anak relatif ringan sehingga Unggul menghimbau kepada anak-anak, apabila ada orang menyuruh anak-anak untuk mengantar atau membawa barang yang tidak jelas sambil memberikan uang sebagai upah, jangan mau, dan segera laporkan kepada orangtua, guru ataupun polisi.

Kepala sekolah SDN 01 Jelimpo bernama Ajianto sangat respon atas kegiatan sosialisasi tentang peredaran dan bahaya narkoba terhadap anak yang dilaksanakan dari PWKI dan Polsek Ngabang, pihaknya menyiapkan tempat dan mengajak semua siswanya untuk menyimak dengan serius atas kegiatan sisialisasi tersebut.

Penulis B. Sembiring

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *