Home / Internasional

Rabu, 23 Oktober 2019 - 10:59 WIB

Resmi, Kaisar Baru Jepang Naruhito Laksanakan Upacara Penobatan

Kaisar Naruhito berjalan keluar dari Tempat Suci Istana setelah melaporkan penobatannya kepada leluhur kekaisarannya pada Selasa pagi (22/10/2019)

JAKARTA – Kaisar baru Jepang Naruhito memulai upacara penobatan dirinya, Selasa (22/10/2019), dalam ritual berusia berabad-abad yang dihadiri oleh pejabat tinggi dari lebih dari 180 negara.

Naruhito (59) dan isterinya yang lulusan Harvard Masako (55) mengambil alih tahta pada Mei dalam upacara singkat dan penuh tradisi. Tapi upacara Sokui no Rei pada hari Selasa (20/10/2019) adalah ritual yang lebih rumit, di mana ia secara resmi mengumumkan perubahan statusnya pada dunia.

Japan Today melaporkan suasana perayaan pada hari yang telah dinyatakan sebagai hari libur nasional itu sempat diwarnai oleh bencana Topan Hagibis yang melanda Jepang 10 hari lalu.

Topan yang menewaskan sedikitnya 80 orang itu memaksa penundaan perayaan yang telah direncanakan tersebut. Spanduk ucapan selamat berkibar di beberapa stasiun kereta bawah tanah dan sudut-sudut jalan.

Tetapi respons publik sangat berbeda dari perayaan pada Mei lalu, di mana aksesi Naruhito bertepatan dengan periode liburan 10 hari yang tidak biasa. Sekelompok kecil orang menunggu di gerbang Istana Kekaisaran dalam hujan lebat Selasa (22/10/2019).

Mereka mengibarkan bendera Jepang dan menyemangati Naruhito yang tersenyum ketika ia masuk dengan mobil. “Karena dia muda dan energik, dengan kepemimpinan yang luar biasa, saya berharap dia akan mendukung rakyat Jepang, yang telah menghadapi bencana dan topan berkelanjutan,” kata Tomoko Shirakawa (51) yang sedang menunggu di depan istana.

Baca juga  Sekjen PBB Minta Myanmar Berikan Status Legal pada Muslim Rohingnya

Naruhito memulai upacara dengan melaporkan penobatannya kepada leluhur kekaisaran di salah satu dari tiga tempat suci di halaman istana. Dia mengenakan hiasan kepala hitam dan jubah putih murni dengan kain panjang menjuntai yang dipegang oleh seorang pelayan.

Kaisar baru itu kemudian diikuti oleh Permaisuri Masako yang mengenakan jubah putih 12 lapis dan didampingi oleh dua perempuan berjubah ungu untuk mengatur gaunnya. Untuk upacara utama, Naruhito akan mengenakan jubah tradisional oranye dan hiasan kepala, seperti yang dilakukan ayahnya hampir tiga dekade lalu.

Penobatan akan dimulai pada pukul 1 siang waktu setempat di Istana Kekaisaran Matsu no ma (Balai Pinus), ruang paling agung di istana. Dia akan mendeklarasikan penobatannya dari Takamikura, sebuah paviliun setinggi 6,5 meter yang beratnya sekitar 8 ton, dengan pedang kuno dan permata, dua dari Tiga Harta Karun Suci yang ditempatkan di sampingnya.

Bersama-sama dengan cermin yang disebut Yata no Kagami, yang disimpan di Kuil Agung Ise, situs paling suci dalam agama Shinto Jepang. Tiga harta tersebut terdiri dari tanda kebesaran yang melambangkan legitimasi kaisar. Masako juga akan ikut serta dalam upacara tersebut dan mendapatkan tahtanya sendiri saat mengenakan jubah 12 lapis dengan gaya rambut yang rumit.

Baca juga  Terlihat Dari Gambar Google Earth NASA: Penuh Lubang Peluru, Peneliti Kecelakaan Klaim Temukan Pesawat MH370

Akihito berjanji selama upacara pada 1990 untuk mengamati konstitusi pasifis Jepang dan memenuhi tugasnya sebagai simbol negara dan untuk persatuan rakyat. Naruhito berjanji untuk mengikuti jejak ayahnya dan pengamat telah mencatat bahwa sejauh ini dia hanya membuat perubahan kecil.

“Akan lebih baik jika kaisar baru akan sama baiknya dengan mantan kaisar dan tetap dekat dengan orang-orang,” kata Ryoya Suzuki (25) pada Japan Today. Sebuah jamuan istana akan diadakan pada Selasa malam, sebelum Naruhito dan Masako menggelar pesta teh untuk royalti asing pada Rabu sore.

Parade perayaan telah ditunda hingga 10 November karena pemerintah masih mencurahkan perhatiannya untuk mengatasi dampak setelah topan. Namun, stasiun televisi nasional NHK mengatakan ada 26.000 polisi yang mengamankan upacara hari Selasa. (fay)

Sumber: Indopos

Share :

Baca Juga

Internasional

Tentukan Kemerdekaan, Catalonia Mulai Pemilu Regional

Internasional

Lima Polisi Tewas dalam Serangan Pemberontak Maois di India

Internasional

Tujuh Tentara Myanmar di Penjara Terkait Pembunuhan Muslim Rohingya

Internasional

Mantan Presiden Obama Dukung Trudeau untuk Maju Lagi jadi PM Kanada

Internasional

Nenek Buyut 89 Tahun Diperkosa Pemuda, Pria Lainnya Malah Tertawa

Internasional

Pemerintah Kembali Kirim Bantuan untuk Pengungsi Rohingya di Myanmar

Internasional

Nah Lho, Maladewa Ikut Jejak Arab Putus Hubungan dengan Qatar

Internasional

Konflik Qatar-Negara Arab, Jokowi Belum Putuskan Peran Indonesia
error: Content is protected !!