Balapan di Ketinggian, GP Meksiko Tawarkan Tantangan Tersendiri

oleh -122 views

Ilustrasi arena balapan Formula 1.

JAKARTA – Trek Autodromo Hermanos Rodriguez yang akan menggelar Grand Prix Meksiko akhir pekan nanti terletak di ketinggian sekitar 2.250 mdpl, merupakan yang tertinggi di antara sirkuit lainnya yang berada di kalender Formula 1.

Hal itu akan sangat berpengaruh terhadap performa mobil mengingat semakin tinggi suatu wilayah maka konsentrasi oksigen akan semakin rendah, atau bisa disebut, udara semakin tipis.

“Di daerah bertekanan rendah di ketinggian, molekul udara lebih menyebar sehingga udara tak terlalu padat. Mexico City sekiranya akan 25 persen kurang padat dari udara yang berada di sirkuit, katakan lah, Bahrain,” ungkap Mark Hughes, kontributor teknis di laman resmi Formula 1. Menurutnya, itu akan memiliki dampak serius terhadap aerodinamika dan performa mesin mobil.

Hughes menyebut sayap dan lantai mobil akan menghasilkan downforce yang lebih rendah karena tingkat kerapatan udara yang rendah. Itu berarti mobil yang menggunakan sayap besar seperti di Monako hanya akan menghasilkan daya tekan ke bawah yang tak jauh berbeda dengan mobil yang digunakan di Monza dengan sayap tipis mereka.

Downforce yang rendah juga akan mengurangi potensi pengereman dan manuver mobil di tikungan.

Namun, udara yang tipis mengurangi drag atau hambatan mobil ketika melaju sehingga mereka di lintasan lurus akan memiliki kecepatan lebih tinggi dari pada mobil yang sama yang digunakan di sirkuit yang lebih dekat dengan permukaan laut.

Setiap tim memiliki karakter mobil yang berbeda misalnya Red Bull yang memiliki mobil dengan downforce tinggi seperti halnya Mercedes, sedangkan SF90 milik Ferrari lebih memilih drag yang lebih rendah. (ant)

Sumber: Indopos

landaknews.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *