Pemuda Muhammadiyah Gelar Pelatihan Pengelolaan Wakap Produktif

oleh -98 views

NGABANG, KALBAR- Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Kabupaten Landak bekerja sama dengan Kementerian Agama Landak, Sejadah Pajar Landak, dan Masjid At-Taqwa Desa Raja. Kamis (14/11/9).

Mengelar Pengelolaan Wakaf Produktif. Yang dilaksanakan di Masjir At-Taqwa Deaa Raja, yang diikuti 40 peserta yang berasal dari Takmir Masjid di kecamatan Ngabang.

Hadir Ketua Badan Wakaf Indonesia Kalbar DR H Wajidi Sayadi, M.Ag sekaligus Narasumber.

Sebanyak 40 peserta, juga pengurus masjid dari Kecamatan Ngabang,  Mandor dan Pahauman.

Dalam kata sambutannya Kepala Kantor Kementerian Agama H. M Natsir sangat mendukung kegiatan yang dilakukan Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Landak,  yang telah megadakan kegiatan yang sangat bermanfaat untuk kemajuan dan kemaslahatan umat khusus nya di Kabupaten Landak.

“Saya berharap semua organisasi dapat melakukan kegiatan yang bermanfaat untuk kemajuan umat seperti yang telah dilakukan PDPM landak, baik pelatihan managemen masjid, pelatihan managemen zakat dan pelatihan pengelolaan wakaf produktif, ”  kata kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Landak saat memeberikan sambutannya sekaligus membuka kegiatan pengelolaan wakaf produktif.

Pimpinan Muhammmadiyah Kabupaten Landak, Tajudin,S.Pd.I, dalam sambutannya mengatakan, sangat mensport kegiatan Pemuda muhammadiyah. Apalagi dalam pengelolaan wakaf yang sangat penting untuk mensejahterakan masyarakat, terutama masyarakat yang memerlukan bantuan.

“Kebanyakan kita hanya mengetahui wakaf Tanah, Jalan Masjid dan Kuburan saja, sebenarnya wakaf sangat bermanfaat apabila bisa dijadikan produktif, aoan lebih baik dapam mengentaskan kemiskinan,” ujarnya.

Ditempat yang sama dalam sambutan Ketua Panitia H. Hasan Basri , SEI, M.Pd mengatakan terujudnya kegiatan ini guna memperdayakan pengelolaan wakaf produktif dalam arti harus menghasilkan karena wakaf dapat memenuhi tujuannya jika telah menghasilkan dimana hasilnya dimanfaatkan sesuai dengan peruntukannya (mauquf alaih).

“Orang yang pertama melakukan perwakafan adalah Umar bin al Khaththab mewakafkan sebidang kebun yang subur di Khaybar. Kemudian kebun itu dikelola dan hasilnya untuk kepentingan masyarakat. Tentu wakaf ini adalah wakaf produktif dalam arti mendatangkan aspek ekonomi dan kesejahteraan masyarakat, ” ujarnya.

Penulis: Tajudin

landaknews.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *