Penanganan Covid-19 RSUD Landak, Bupati Landak : Kita Memerlukan Bantuan Pemerintah Pusat dan Provinsi

oleh -452 views

LANDAK – Pencegahan penyebaran Virus Corona (Covid-19) di Kabupaten Landak terus dilakukan mulai dari Sosialisasi pencegahan Covid-19, mempersiapkan penanganan cepat di RSUD Landak dan Puskesmas, membuka Posko Pelayanan Covid-19, meliburkan anak-anak sekolah, meliburkan ASN untuk berkerja di rumah, memberikan Desinfektan pada tempat-tempat vital hingga terus mendata Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP).

Untuk Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Landak juga telah menyiapkan ruang isolasi untuk merawat sementara sebelum pasien dirujuk ke rumah sakit rujukan yang sudah ditunjuk oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat serta kebijakan rumah sakit juga sudah disesuaikan untuk penanganan Covid-19.

“Kami RSUD Landak sudah menyiapkan ruang isolasi untuk merawat sementara sebelum pasien dirujuk ke rumah sakit rujukan yang sudah ditunjuk oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat dan melakukan sesuai Standar Prosedur Operasional (SPO) untuk penanganan pasien, membatasi jumlah pengunjung, melakukan pengecekan suhu tubuh pada seluruh pengunjung dan pegawai yang masuk dinas, melakukan desinfeksi untuk seluruh pegawai ketika datang dan pulang dinas, dan lain sebagainya. Kami juga menambah tempat cuci tangan di setiap pintu masuk ke RSUD Landak dan melakukan desinfeksi secara berkala di lingkungan RSUD Landak,” ucap Direktur RSUD Landak dr. Wahyu

Selain itu, Wahyu menjelaskan RSUD Landak kekurangan Alat Pelindung Diri (APD) dan tidak memiliki alat penunjang diagnosis spesifik untuk Covid-19 seperti rapid tes sehingga untuk penegakan diagnosis harus dirujuk ke rumah sakit rujukan seperti RSUD Sudarso.

“APD itu termasuk masker, hazmat suit, sarung tangan, kalau APD itu bisa saja disiasati dengan jas hujan dan sebagainya, dan itu sudah kami lakukan karena di pasaran memang sulit mencarinya. Namun tentu saja itu tidak standar sehingga bisa meningkatkan risiko tertular bagi tenaga kesehatan yang bertugas. Untuk kebutuhan lain seperti Hand sanitizer juga kekurangan, namun bisa kami siasati dengan cuci tangan pakai sabun di air mengalir, walaupun dengan keterbatasan ini kami tetap melakukan pemeriksaan beberapa ODP,” jelas dr. Wahyu.

Ditempat terpisah Bupati Landak dr. Karolin Margret Natasa menjelaskan bahwa Kabupaten Landak sudah melakukan kesiapan dalam mengatasi dan mencegah penyebaran serta penanganan secara cepat terhadap Covid-19 walaupun dengan keterbatasan fasilitas.

“Saat ini kita kekurangan Masker, Alkohol 70%, Hand Sanitizer karena ini yang dibutuhkan masyarakat. Selain itu, kesiapan kita dalam menangani Orang Dalam Pemantauan (OPD) maupun Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sudah sesuai dengan Standar Prosedur Operasional (SPO) untuk penanganan pasien serta sudah menyiapkan ruang isolasi untuk merawat sementara, dan yang terpenting kita saat ini sangat membutuhkan Alat Pelindung Diri (APD) terutama untuk para petugas RSUD Landak dan Puskesmas di Kabupaten Landak yang saat ini APD sedang dipesan, karena stok kosong se-Indonesia,” terang Karolin di Pendopo Bupati Landak

Lebih lanjut Bupati Landak meminta kepada Pemerintah Provinsi maupun Pemerintah Pusat untuk segera memberikan bantuan yang dibutuhkan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten dan Kota guna dapat memberikan penindakan secara cepat di Kabupaten Landak.

“Kita meminta kepada Pemerintah Provinsi dan terutama Pemerintah Pusat untuk segera memberikan dan mendistribusikan bantuan penanganan Covid-19 kepada Kami di daerah, agar lebih cepat mengatasi penyebaran Cobid-19 di Kabupaten Landak,” tutup Bupati Landak.

Penulis: MC

landaknews.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *