Home / Pemda Landak

Kamis, 2 April 2020 - 15:46 WIB

94 Milyar DAK Kabupaten Landak Dibatalkan

Bupati Landak dr. Karolin Margret Natasa

LANDAK – Sesuai dengan perintah dari Pemerintah Pusat yang melalui Menteri Keuangan Republik Indonesia untuk melakukan penghentian semua proses pengadaan barang jasa Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik 2020.

Hal tersebut diterbitkan melalui surat No S-247/MK_07/2020 tanggal 27 Maret 2020 meminta agar seluruh proses pengadaan barang/jasa untuk seluruh jenis/bidang/subbidang Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik selain Bidnag Kesehatan dan Bidang Pendidikan, baik yang sedang berlangsung maupun belum dimulai prosesnya untuk dapat dihentikan pelaksanaannya. Dan surat dengan klasifikasi sangat segera itu ditujukan ke semua gubernur, bupati dan walikota penerima fisik DAK fisik se-Indonesia

Merujuk dari hal tersebut Pemerintah Kabupaten Landak juga melakukan pembatalan Dana Alokasi Khusus (DAK) Kabupaten Landak sebesar 95 milyar.

Bupati Landak Karolin Margret Natasa menjelaskan pembatalan DAK Kabupaten Landak sudah sesuai dengan arahan dari Pemerintah Pusat dengan melakukan pengalihan anggaran ke penanganan Covid-19.

Baca juga  Komisi II DPRD Provinsi Kalbar Siap Menyuarakan Aspirasi Petani Kabupaten Landak

“Kita melakukan pembatalan Dana Alokasi Khusus (DAK) Kabupaten Landak sesuai dengan arahan dari Pemerintah Pusat dalam hal ini Menteri Keuangan. Besaran DAK Kabupaten Landak berkisar 94 milyar tersebut dapat digunakan untuk pencegahan dan penanggulangan Corona Virus Disease (Covid-19), namun kita tetap menunggu arahan dari Pemerintah Pusat lebih lanjut,” kata Karolin saat ditemui Tim Media Center di kediamannya, Kamis (02/04/20).

Bupati Landak juga menambahkan pembatalan DAK fisik meliputi berbagai bidang yang dipastikan tidak dapat dilaksanakan sesuai perintah Pemerintah Pusat.

“Adapun Pembatalan DAK ini meliputi DAK air minum, sanitasi, jalan, irigasi, pasar, pariwisata, pertanian, rumah swadaya, tranportasi pedesaan yang dipastikan tidak dapat dilaksanakan sesuai perintah Pemerintah Pusat, karena anggaran dialihkan untuk menanggulangi bencana Covid-19 di Indonesia,” terang Karolin.

Baca juga  Baksos Latric Untuk Dusun Jentaan Berikan Angin Segar

Lebih lanjut Karolin meminta OPD untuk dapat menyisir anggaran masing-masing.

“Saya meminta kepada seluruh OPD Kabupaten Landak dapat menyisir lagi anggaran di masing-masing satuan kerja, sehingga dapat mengefektifkan anggaran yang ada,” jelas Karolin.

Bupati Karolin juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Kabupaten Landak karena belum bisa melaksanakan pembangunan.

“Kami mohon maaf kepada masyarakat Kabupaten Landak, ada beberapa pembangunan yang belum dapat dilaksanakan karena situasi keuangan negara difokuskan pada penanganan COVID-19. Semoga situasi segera pulih dan pembangunan dapat diteruskan kembali,” pinta Karolin.

Penulis; MC

Share :

Baca Juga

Pemda Landak

Kerjasama Dengan Kejari, Pemkab Landak Bagikan 1000 Paket Sembako Dan Adakan Bazar Murah

Pemda Landak

Bupati Landak Ajak Masyarakat Selalu Menebarkan Cinta dan Kedamaian Sesama Manusia

Pemda Landak

2.000 Warga Landak Meriahkan Natal Oikumene Nasional 2017

Pemda Landak

Jabarkan Perintah Kapolda, Polsek Mempawah Hulu Amankan Ratusan Miras Illegal

Pemda Landak

Peduli Bencana COVID-19, Bantuan Dari Donatur Untuk Pemkab Landak Terus Mengalir

Pemda Landak

Demi Pendidikan, Bupati Landak Hibahkan Tanah Untuk Kampus dan Bagikan Buku Perpustakaan ke Desa

Pemda Landak

Disdukcapil Landak Jemput Bola Pembuatan KK dan KTP-el

Pemda Landak

Masjid Agung Babul Ulum, Sembelih Hewan Qurban
error: Content is protected !!