Home / Pemda Landak

Rabu, 13 Mei 2020 - 13:12 WIB

Vidcon Dengan Mentan, Bupati Landak Minta Segera Salurkan Pupuk

LANDAK – Demi menjaga dan meningkatkan ketahanan pangan ditengah pandemi COVID-19,  Bupati Landak Karolin Margret Natasa meminta dukungan dari pemerintah pusat dalam hal penyediaan pupuk untuk petani di Kabupaten Landak. Hal ini disampaikan langsung Karolin kepada Menteri Pertanian Republik Indonesia Syahrul Yasin Limpo saat mengikuti rapat secara virtual melalui video conference yang digelar Kementerian Pertanian bersama dengan komisi IV DPR RI, Gubernur dan Bupati se- Indonesia, Selasa (12/05/20).

“Kami mohon dukungan dari Kementerian pertanian agar program- program pertanian dalam rangka ketahanan pangan menghadapi COVID-19 dapat berjalan, kami meminta juga pupuk dapat disalurkan kepada kami di Kabupaten Landak sebagai salah satu wilayah produksi padi terbesar di Kalimantan Barat,” pinta Bupati Landak.

Dalam kesempatan ini Bupati Landak menyampaikan laporan terjadinya kelangkaan pupuk di Kabupaten Landak. Baik pupuk subsidi maupun pupuk non subsidi yang sulit didapat dengan harga normal.

Baca juga  Tampil Cantik Bupati Karolin Dengan Pakaian Bermotif Khas Dayak

“Persoalan yang kami hadapi adalah berkaitan dengan pupuk, saat ini terjadi kelangkaan pupuk. Memang pupuk subsidi dikurangi tetapi diluar pupuk non subsidi pun kami kesulitan mendapatkan dalam harga normal,” pungkas Karolin.

Karolin berharap permasalahan kelangkaan pupuk ini dapat segera diatasi. Dirinya mengungkapkan saat ini  pupuk yang sudah tersalurkan di Kabupaten Landak sudah 56 persen dari kuota. Sedangkan para petani masih memerlukan pupuk untuk masa tanam berikutnya.

“Kami berharap agar dapat segera dicarikan titik tengahnya. Karena kondisi kami saat ini sudah tersalurkan pupuk 56 persen dari kuota,” terang Bupati Landak.

Bupati Landak menyatakan selalu siap menjaga ketahanan pangan nasional, tetapi hal yang dikhawatirkan saat ini yaitu tidak tersedianya pupuk untuk petani dalam menghadapi masa tanam berikutnya, sehingga jelas mempengaruhi hasil produksi padi.

Baca juga  PT. KBB Bayar Pesangon Tidak Sesuai Aturan

“Kami khawatir pada musim tanam berikutnya pupuk tidak ada sehingga mengganggu produksi padi dan tanaman pangan lainnya. Selain itu  Kita tentu berupaya agar Indonesia terjaga ketahanan pangannya,” kata Bupati Landak.

Merespon keluhan ini, Menteri Pertanian Republik Indonesia Syahrul Yasin Limpo secara umum mengatakan pihaknya akan segera berkoordinasi untuk memenuhi kebutuhan prioritas dalam rangka mendukung program-program pertanian didaerah termasuk pupuk.

“Masalah kebutuhan mulai dari masalah irigasi tolong diperhatikan semuanya. Standar terkait dengan bibit juga harus segera disiapkan. Dan untuk pupuk ini Ibu Bupati Landak segera surati Dirjen terkait, akan Saya bantu terkait hal tersebut,” terang Yasin Limpo.

Penulis: M

Share :

Baca Juga

Pemda Landak

Panen Raya di Menjalin, Bupati Karolin Minta Petani Jauhi Tengkulak

Pemda Landak

Polsek Menyuke Laksanakan Kegiatan Operasi Pekat Tahun 2020

Pemda Landak

Suyanto Tanjung Kukuhkan 13 PAC Partai Hanura Se Landak

Pemda Landak

Lantik 170 Pejabat, Bupati Landak Minta ASN Harus Siap Laksanakan Tugas

Pemda Landak

Polantas Polres Landak Blusukan Ke Warkop

Pemda Landak

Gotong Royong, Rehab 3 Lokal Dan Halaman SDN 47 Pesayangan

Pemda Landak

Kemenag Landak Gelar Dialog Pembinaan Kerukunan Umat Beragama

Pemda Landak

Dukung Pembangunan Landak, Masyarakat Serahkan 2 Hektare Tanah Kepada Bupati
error: Content is protected !!