Home / Parlementaria

Rabu, 22 Juli 2020 - 16:20 WIB

DPRD Landak Undang Dinas Pendidikan, Bahas Sistem Pembelajaran Saat Pandemi

LANDAK – Komisi C DPRD Landak mengundang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Landak dalam rangka dengar pendapat terkait sistem pembelajaran di tengah Pandemi COVID-19 dipimpin Wakil Ketua DPRD, Lamri dihadiri Wakil Ketua Komisi C, Anggota Komisi C, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan beserta staf yang dilaksanakan dalam ruang rapat. Rabu (22/07/20).

Dalam rapat tersebut Wakil Ketua DPRD mengatakan selain membahas sistem pembelajaran disaat pandemi, dirinya juga memaparkan terkait keuangan yang digunakan dalam penyelenggaraan kegiatan belajar mengajar di Kabupaten Landak.

“Seperti kita ketahui bahwa saat ini kita masih dalam masa pandemi virus corona, meski demikian perlu juga kita ketahui sejauh mana dunia pendidikan kita belakangan ini karena kita ingin proses belajar mengajar ini tetap terlaksana meski dengan cara yang tidak berbeda,” jelas Lamri.

Baca juga  3 Kurir Narkoba Dibekuk Polantas, 13 Kg Sabu-Sabu dan 20.000 Butir Ekstasi Disita

Lebih lanjut Yohanes Desianto Wakil Ketua Komisi C yang membidangi pendidikan tersebut menyampaikan bahwa pendanaan dan teknis pelaksanaan untuk dunia pendidikan pihaknya yakin Dinas Pendidikan Kabupaten Landak dapat menanganinya.

“Terkait pendanaan pendidikan kita baik itu Dana Alokasi Khusus (DAK) maupun dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang diberlakukan khusus pendidikan kami yakin Dinas Pendidikan mampu melaksanakannya dengan baik dan sesuai meski menerapkan 2 skema pembelajaran secara Daring yaitu pendidikan melalui jaringan dan Luring yaitu pendidikan diluar jaringan,” ujar Yohanes yang merupakan dari Politisi Partai Gerindra ini.

Sedangkan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Heri Mulyadi mengatakan pelaksanaan kegiatan pembelajaran baru sudah berlaku namun dilaksanakan dari rumah.

“Pelaksanaan pembelajaran secara Daring ini masih sangat terbatas, karena hambatannya masih ada siswa yang belum mempunyai ponsel cerdas (Smartphone), selain itu ada kendala lainnya yakni tinggal siswa belum memiliki akses (Signal Telkomunikasi),” ucap Heri Mulyadi dihadapan Komisi C.

Baca juga  Ditengah Covid 19, Dua Anggota Polsek Kuala Behe di Berikan Hadiah Naik Pangkat

Heri Mulyadi juga mempersilahkan kepada sekolah untuk berinovasi dalam menyampaikan pembelajaran selama masa pandemi ini.

“Karena kita belum bisa melaksanakan secara tatap muka, maka proses belajar-mengajar masih dilakukan secara daring atau luring. Hal ini kita laksanakan dengan dasar Surat Edaran Bupati Landak Nomor 800/581/Disdikbud/2020 tentang Pedoman Penyelenggaraan Belajar dari Rumah Dalam Masa Darurat Penyebaran Corona Virus Disease (COVID-19),” jelas mantan camat Menyuke ini.

Penulis:MC

Share :

Baca Juga

Parlementaria

Komisi C DPRD Landak Hadiri Lokakarya Mini Kesehatan Tingkat Kecamatan

Parlementaria

Pengemis Modus Ngesot, Baru Dua Jam Raup Ratusan Ribu

Parlementaria

Gaji Kepala Daerah Diusulkan Naik Rp50 Juta Per Bulan

Parlementaria

Sekda Sanggau, Leysandri Ultah ke 56 Tahun

Parlementaria

Hasil Monitoring DPRD Landak Posko Percepatan Penanganan Covid-19 Di Kecamatan Sudah Siap

Parlementaria

Hadiri Rakor, DPRD Landak Dukung Warga Perbaiki Jalan Secara Mandiri

Parlementaria

Ini Hari Ke Empat DPRD Landak Monitoring Posko Covid-19 Dapil 4

Parlementaria

Korban Miras Oplosan Terus Bertambah, Total Sudah 25 Orang
error: Content is protected !!