Home / Pemda Landak

Senin, 10 Agustus 2020 - 16:42 WIB

Persiapan Pembelajaran Tatap Muka, Bupati Landak Lakukan Koordinasi Dengan Kepala Sekolah

LANDAK – Dalam rangka mempersiapkan belajar tatap muka di sekolah, Pemerintah Kabupaten Landak yang dipimpin langsung oleh Bupati Landak Karolin Margret Natasa menggelar rapat persiapan bersama dengan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Landak serta para Kepala Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertama se- Kabupaten Landak, Senin (10/08/20).

Dalam arahannya Bupati Landak Karolin Margret Natasa menyampaikan proses belajar dan mengajar tatap muka disekolah wajib mengikuti anjuran dari pemerintah yang dituangkan dalam penyesuaian keputusan bersama empat menteri tentang panduan pembelajaran di masa pandemi COVID-19 Nomor : 210/Sipres/A6/VIII/2020 tanggal 7 agustus 2020 bahwa satuan pendidikan di zona oranye dan merah dilarang melakukan pembelajaran tatap muka.

“Pada saat ini Kabupaten Landak sudah masuk pada zona kuning dan hijau artinya kita sudah diperbolehkan untuk melaksanakan proses belajar dan mengajar tatap muka disekolah. Namun demikian pembukaan sekolah masih menunggu hasil swabs test RT PCR SMA Negeri 1 Ngabang dan SMP Negeri 1 Ngabang. Jika hasilnya negatif maka dalam waktu dekat akan diijinkan sekolah untuk melakukan pembelajaran tatap muka di sekolah secara bertahap,” Ujar Karolin.

Baca juga  Edi Siap Bersama Polsek Mandor Untuk Cegah Dan Berantas PUNGLI

Sambil menunggu hasil test tersebut Sambung Karolin, perlu mempersiapkan dalam melaksanakan pembelajaran tatap muka disekolah seperti tempat cuci tangan di luar kelas maupun didepan kelas masing-masing, tempat cuci tangan didalam kelas, sabun pembersih tangan disetiap tempat cuci tangan atau hand sanitizer, masker untuk peserta didik dan guru, thermogun (pengukur suhu tembak), pembasmi kuman (desinfektan), face shield/pelindung wajah, alat semprot, toilet bersih, akses pelayan kesehatan seperti puskesmas, klinik, rumah sakit atau lainya, kader penegak protokol kesehatan sekolah, tanda jaga jarak 1,5 meter, tanda jaga jarak di tempat cuci tangan, tanda jaga jarak ditempat parkir sekolah, tanda area wajib masker di sekolah dan surat persetujuan dari orang tua/wali murid yang menyetujui putra/putrinya melakukan pembelajaran tatap muka di sekolah.

“Apabila semua sudah terpenuhi maka tahap pertama yang diperbolehkan pembelajaran tatap muka adalah SD dan SMP kemudian dilanjutkan dengan PAUD sesuai dengan tahapan waktu yang telah ditentukan. Namun jika dikemudian hari ada penambahan kasus atau level risiko daerah naik, maka pembelajaran tatap muka di sekolah ditutup kembali,” Jelas Karolin.

Baca juga  Orasi Kebangsaan Anis Matta: Ada Lima Fitur sebagai indikator  dalam Mencetak Pemimpin Berkualitas

Bupati Landak juga mengatakan bahwa untuk sekolah berasrama pembukaan asrama dan pembelajaran tatap muka dulakukan secara bertahap pada masa transisi dan kebiasaan baru dengan mengikuti ketentuan pengisian kapasitas asrama.

“Teknis pengaturan pembelajaran tatap muka akan disampaikan secara detail oleh dinas pendidikan dan kebudayaan kabupaten landak,” Katanya.

Karolin Juga menyampaikan bahwa Situasi COVID-19 ini penuh dengan ketidak pastian walaupun demikian, bukan berati tidak melakukan apa-apa.

“Sekolah sudah libur dari maret sampai sekarang ini, oleh karena itu walaupun tidak ada pembelajaran disekolah, namun saya berharap keadaan fisik bangunan sekolah tetap terawat, di cek secara berkala dan dibersihkan secara berkala,” Tutup Karolin.

Penulis: MC

 

 

Share :

Baca Juga

Pemda Landak

Bupati Landak Ajak Masyarakat Lakukan Penanaman Pohon

Pemda Landak

Detik-Detik HUT RI Ke-72 di Ngabang

Pemda Landak

397 Siswa Ikuti USBN Tahun 2019 di SMPN 1 Ngabang

Pemda Landak

Bupati Tegaskan Camat Harus Bantu PPK

Pemda Landak

Mantap, Satgas Saber Pungli Kabupaten Landak Raih Penghargaan Peringkat Pertama di Kalbar

Pemda Landak

Hotma : Tindak Tegas Setiap Pelanggaran Pilkada, Zero Toleransi!

Pemda Landak

Bupati Karolin Letakkan Batu Pertama Pembangunan Gedung SMAS Pak Kasih Sidas

Pemda Landak

Gandeng MPR RI, Pemkab Landak  Sosialisasikan Empat Pilar Kebangsaan Kepada Masyarakat
error: Content is protected !!