Home / Parlementaria

Jumat, 25 September 2020 - 17:39 WIB

Terkait Bagi Hasil Kebun Plasma, Komisi B DPRD Landak Melakukan Mediasi Antara PT. Pratama Prosentindo Dengan Koperasi Dapah Maju

LANDAK- Komisi B DPRD Landak dan PT. Pratama Prosentindo dan Koperasi Dapah Maju gelar rapat terkait Mediasi Bagi Hasil Kebun Plasma. (Jumat/25/09/2020)

Rapat dengar pendapat yang dilaksanakan di ruang sidang kantor DPRD Landak tersebut dipimpin oleh Ketua Komisi B, Evi Juvenalis beserta anggota Komisi B, Yohanes, Minadinata, Ropina Herdianti, F. Romy Ginting, Muhidin, Agus Sudiono, dihadiri Dinas Perkebunan, Dinas Koperasi, UKM dan Perindustrian, Camat Ngabang, Kapolsek Ngabang, Pimpinan PT. Pratama Prosentindo beserta staf, dan Koperasi Dapah Maju.

Saat memimpin rapat, Ketua Komisi B Evi Juvenalis menyampaikan pertemuan selanjutnya yang akan menjadi keputusan akhir dari persoalan.

“Membuat keputusan yang sifatnya menjawab persoalan harus ada pertemuan lanjutan, kesimpulan penyelesaian masalah akan ada setelah pihak Koperasi, Manajemen dan Pemerintah melakukan pertemuan selanjutnya,” ucap Evi Juvenalis.

Lebih lanjut Anggota Komisi B, Ropina Herdianti juga turut mengatakan dalam menyelesaikan masalah antara kedua pihak maka diperlukan koordinasi yang baik antara perusahaan dan masyarakat.

“Persoalan harus segera diselesikan antara Perusahaan dengan masyarakat dan saling menjalin koordinasi yang baik agar bisa meminimalisir permasalahan dilapangan. Setiap masyarakat jangan berpikir sendiri-sendiri begitu juga dengan perusahaan dan pada prinsipnya setiap masalah pasti ada solusinya,” ujar Ropina Herdianti.

Baca juga  Komisi B DPRD Landak Gelar Rapat Dengar Pendapat Bersama Dinas Perkebunan dan Ketua-Ketua Koperasi.

Sementara itu Anggota Komisi B, Minadinata juga meminta kedua pihak juga wajib saling mendukung supaya tidak ada yang dirugikan serta meminta tetap patuh pada aturan yang berlaku.

“Intinya perusahaan melaksanakan kewajibannya, sedangkan petani dalam hal ini mendukung setiap program. Karena ini pola kemitraan, jadi antara perusahaan dan petani harus saling menguntungkan dan lebih dari itu tentunya kita mengacu pada aturan. Namun sudah kita dengarkan bersama, pihak perusahaan sudah menawarkan win-win solution, bahwa mereka akan berkomitmen terkait perbaikan kebun plasma ini yang saat ini belum terlaksana sebagaimana mestinya,” ungkap Minadinata

Menanggapi hal ini, Pimpinan PT. Pratama Prosentindo Gregorius Uus mengatakan pihaknya siap menyelesaikan persoalan dengan mengikuti peraturan pemerintah dan menjalin koordinasi yang baik antara perusahaan dan koperasi.

Baca juga  Karolin-Gidot Tambah Kuota Guru Honor Daerah, Untuk Atasi Kekurangan Guru di Kalbar

“Meski pertemuan hari ini tidak ada keputusan yang spesifik, tapi selanjutnya kita akan melakukan pertemuan dengan masyarakat yang difasilitasi oleh Dinas Perkebunan. Kita juga siap mengikuti peraturan yang sudah dibuat oleh pemerintah, dan melakukan komunikasi, kerjasama dan koordinasi yang baik,” Ucap Gregorius Uus kepada Tim Media Center DPRD Landak

Lebih lanjut saat ditemui usai kegiatan Ketua Koperasi Dapah Maju Dusun Meramun Desa Amang Kecamatan Ngabang, Sadad mengatakan pada prinsipnya masyarakat tani ingin disejahterakan dengan adanya perkebunan ini, sehingga tidak terjadi permasalahan-permasalahan seperti ini.

“Sebenarnya ini persoalan terkait komitmen saja antara perusahaan dengan masyarakat, sehingga muncul lah persoalan-persoalan seperti ini meski sebagai ketua koperasi tetapi secara pribadi saya tidak bisa untuk memutuskan terkait pertemuan hari ini, karena perlu keputusan bersama untuk hal ini yakni para petani,” ungkap Sadad.

Penulis: MC DPRD LANDAK

Share :

Baca Juga

Parlementaria

DPRD Landak Dukung Kegiatan Gotong Royong Bersihkan Tanah Pemakaman

Parlementaria

Bupati Ingatkan Rakyat Bangun Rumah Adat dan Lumbung Padi

Parlementaria

Pengemis Modus Ngesot, Baru Dua Jam Raup Ratusan Ribu

Parlementaria

Gubernur Kalbar Surati Pemda Terkait THR Karyawan

Parlementaria

Kunker ke Mandor, DPRD Landak Jaring Aspirasi Masyarakat

Parlementaria

Selama Masa Reses, Heri Saman Imbau Anggota DPRD Ikuti Protokol Kesehatan

Parlementaria

Tindaklanjuti Raperda Perubahan Atas Perda No 5 Tahun 2016 Tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah Komisi A dan Tim Eksekutif Bahas Dalam Rapat Gabungan

Parlementaria

Pangan Issu Dunia, Menjadi Krusial dan Semakin Nyatanya Krisisnya
error: Content is protected !!