Home / Nasional

Kamis, 14 Januari 2021 - 12:31 WIB

Prabowo Resmi Serahkan 40 Unit Pindad Maung ke TNI

Jakarta – Kendaraan taktis ringan (rantis) Maung produksi Pindad telah resmi diserahkan Menteri Pertahanan Prabowo kepada TNI pada Rabu (13/1), saat Rapat Pimpinan (Rapim) Kementerian Pertahanan di Jakarta.

Penyerahan secara simbolis itu mewakili 40 unit Maung untuk TNI yang merupakan bagian dari 500 unit pesanan tahap satu dari Prabowo.

“Terimakasih atas kepercayaan Kemhan terhadap Pindad, Kami bangga pada hari ini dilakukan acara penyerahan simbolis Maung dari Menteri Pertahanan kepada KASAD untuk mendukung tugas pokok TNI,” ujar Abraham Mose, Direktur Utama Pindad, yang mengikuti penyerahan melalui konferensi video, dalam keterangan resmi.

Baca juga  Jenis Baru Narkoba, Namanya Flakka

Abraham sempat menjelaskan nama Maung sesuai dengan desain rantis ini untuk ‘menangkap mangsa’ dalam pertempuran jarak dekat. Maung didesain seperti SUV yang bisa mengangkut empat personel dengan kelengkapan dudukan senjata kaliber 7,62 mm dan konsol senapan serbu SS2-V4 kaliber 5,56 mm.

Prabowo merupakan sosok penting di balik pengembangan Maung. Nama Maung yang artinya Harimau dalam bahasa Sunda merupakan pemberian Prabowo.

Ukuran tubuh Maung yakni panjang 4.931 mm, lebar 1.640 mm, dan tinggi 1.810 mm, dengan wheelbase 3.090 mm. Bobot rantis 4WD ini mencapai 2 ton.

Baca juga  Kapolda Kalbar Kunjungi Polsek Sebangki

Mesin diesel turbo 2.494 cc 2GD-FTV buatan Toyota digunakan untuk sumber tenaga penggerak via transmisi manual 6-percepatan. Mesin yang menghasilkan 149 hp dan torsi 400 Nm ini juga digunakan pada pikap Toyota Hilux.

Selain versi militer, Pindad juga merancang maung tipe sipil yang akan dijual Rp400 juta – Rp500 juta. Anang dan Ashanty sempat menyatakan tertarik membeli versi sipil itu. (CNNI)

 

Share :

Baca Juga

Nasional

Miftachul Akhyar Ketua Umum MUI, Ma’ruf Amin Akan Tutup Munas

Nasional

Kemendag Pastikan Harga Bahan Kebutuhan Pokok Stabil Jelang Ramadan

Nasional

Polisi Dalami Kasus Penusukan Syekh Ali Jaber

Nasional

Alasan KPK Tolak Setya Novanto Jadi Justice Collaborator

Nasional

Kuasa Hukum Sebut 14 ABK Kapal China Tak Terima Gaji Utuh

Nasional

PBNU: Ulama Tak Perlu Dibela

Nasional

Indonesia 10 Besar Tujuan Wisata Dunia Versi Lonely Planet

Nasional

Ini kata dr. Karolin usai Ziarah di Makam Bung Karno
error: Content is protected !!