Home / Parlementaria

Rabu, 20 Januari 2021 - 18:40 WIB

Ketua DPRD Landak Mendukung adanya Pembangunan Rumah Adat Menua Asal Tampun Juah

LANDAK- Ketua DPRD Kabupaten Landak Heri Saman menerima kunjungan dari Institut Dayakologi beserta panitia pembangunan Rumah Adat Menua asal Tampun Juah, di ruang kerjanya dalam rangka koordinasi adanya pembangunan Rumah Adat Menua Asal Tampun Juah. Rabu (20/01/2021)

Seperti yang telah dijelaskan bahwa Tampun juah merupakan lokasi keramat asal usul suku dayak. Ada sekitar 130 subsuku dayak yang menyatakan diri dari tampun juah, enam diantaranya dari Kabupaten Landak yaitu Angan, Pantu, Rantauan, Sapatoi, Sengkunang dan Suti.

Di Kalimantan Barat sendiri ada sembilan Kabupaten yang beberapa subsukunya masuk di Komunitas Tampun Juah, yaitu Sambas, Bengkayang, Landak, Sanggau, Sekadau, Melawi, Sintang, Kapuas Hulu dan Ketapang. Berdasarkan penelitian dari Institut Dayakologi untuk sementara ini hanya sebatas Kalimantan Barat, belum tahu untuk daerah lain seperti Kalteng, kalsel, kaltim dan kaltara, karena belum dilakukannya penelitiannya disana.

Baca juga  Gubernur Cornelis Imbau Tetap Jaga Persatuan dan Kesatuan

Sedangkan Rencana pembangunan Rumah Adat Menua Asal Tampun Juah tersebut akan dibangun di Segumun Kecamatan Sekayam Kabupaten Sanggau, berdasarkan kesepakatan bersama oleh komunitas terkait.

Ketua DPRD Landak yang juga ketua DAD Landak Heri Saman mengatakan bahwa dirinya menyambut baik adanya adanya pembangunan rumah adat tersebut.

“Hari ini saya menerima kedatangan dari Institut Dayakologi yang merupakan pusat advokasi dan transformasi kebudayaan dayak beserta panitia pembangunan Rumah Adat Menua Asal Tampun Juah. pada prinsipnya kita sangat mendukung adanya kegiatan ini, apalagi sudah mendapatkan rekomendasi dari Pemerintah Provinsi dalam hal ini oleh Gubernur Kalimantan Barat, apa yang menjadi kontribusi kita nanti akan kita bicarakan lebih lanjut, “ungkap Heri Saman.

Baca juga  Seluruh Fraksi Setuju Raperda Pencegahan Narkotika disahkan Menjadi Perda

Sementara itu, Oktapianus mengatakan bahwa kehadiran mereka antara lain meminta dukungan kepada Pemda Landak, DPRD Landak dan DAD Landak.

“Kami mohon adanya partisipasi dari semua pihak yang ada di Kabupaten Landak terutama Pemda Landak, DPRD Landak dan DAD Landak terhadap pembangunan rumah adat menua asal komunitas tampun juah ini, sehingga nantinya dapat berjalan sesuai yang diharapkan, “harap Oktapianus yang merupakan perwakilan panitia pembangunan rumah adat sekaligus staf di Institut Dayakologi.

Penulis: MC DPRD LANDAK

Share :

Baca Juga

Parlementaria

Wujud Cinta Kepada Allah, Ketua Persatuan Istri Prajurit Kartika Chandra Kirana Daerah XII/Tanjungpura Dirikan Taman Pendidikan Alquran

Parlementaria

Polda Sulsel Ungkap Pemesan 500 Detonator Bom Ikan

Parlementaria

Pengemis Modus Ngesot, Baru Dua Jam Raup Ratusan Ribu

Parlementaria

Hadiri Lokmin di Meranti, Komisi C DPRD Landak Fokus Pembahasan Stunting

Parlementaria

Rapat Bersama Dinkes, Komisi C DPRD Landak Bahas Stunting dan Penyakit TB

Parlementaria

7 Fraksi DPRD Landak Sampaikan Pendapat Akhir dan Menyetujui RAPBD Tahun Anggaran 2021

Parlementaria

DPRD Landak Berikan Jawaban  Terhadap Pemandangan Umum Eksekutif Atas 2 (Dua) Raperda Prakarsa DPRD Kabupaten Landak

Parlementaria

Bapemperda DPRD Landak Rapat Gabungan Bersama Tim Eksekutif Bahas Pemberantasan Narkoba
error: Content is protected !!