Home / Internasional

Selasa, 23 Februari 2021 - 11:14 WIB

AS Kembali Sanksi Dua Pemimpin Junta Militer Myanmar

JAKARTA – Amerika Serikat kembali menjatuhkan sanksi terhadap dua pemimpin junta militer Myanmar terkait kudeta yang telah berlangsung selama tiga pekan.

Kedua pemimpin tersebut yakni Jenderal Maung Maung Kyaw yang memimpin angkatan udara dan Letnan Jenderal Moe Myin Tun masuk ke Negeri Paman Sam.

“Kami tidak akan ragu untuk mengambil tindakan lebih jauh terhadap mereka yang melakukan kekerasan dan menekan keinginan rakyat. Kami tidak akan goyah dalam mendukung rakyat Burma,” kata Menteri Luar Negeri AS, Antony Blinken seperti mengutip AFP.

Baca juga  Teroris di Marawi Memprovokasi Militer Filipina agar Mengebom Masjid

AS juga memperingatkan pemulihan demokrasi dan tindakan lebih lanjut terkait aksi demo yang telah menewaskan tiga orang di Myanmar.

“Kami menyerukan kepada militer dan polisi untuk menghentikan semua serangan kepada pengunjuk rasa, segera bebaskan semua tahanan secara tidak adil, menghentikan serangan dan intimidasi terhadap jurnalis dan aktivis serta memulihkan pemerintahan yang dipilih secara demokratis,” kata Presiden Joe Biden dalam sebuah pernyataan.

Pengumuman sanksi baru ini disampaikan hanya berselang beberapa jam setelah Uni Eropa menyetujui pemberian sanksi kepada junta militer berupa penangguhan bantuan finansial untuk program reformasi pemerintahan Myanmar.

Baca juga  Pembalasan Rusia: Tutup Konsulat dan Usir 60 Diplomat AS

“Kami sepakat untuk menjatuhkan sanksi terhadap militer yang bertanggung jawab atas kudeta dan kepentingan ekonomi mereka,” ujar Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa, Josep Borrell,sebagaimana dikutip AFP, Senin (22/2). (CNNI)

Share :

Baca Juga

Internasional

Macron Sebut Rusia Terlibat Serangan Kimia di Suriah

Internasional

China Laporkan Kematian akibat Covid Pertama dalam 8 Bulan CNN Indonesia

Internasional

Pengacara Trump Digugat Rp18 T karena Bohong Pilpres Curang

Internasional

Theresa May Ungkap Susunan Kabinet Baru

Internasional

Filipina Akan Habisi Perempuan dan Anak-anak yang Berperang untuk ISIS

Internasional

Erdogan Setujui Pengerahan Pasukan Turki ke Qatar

Internasional

Trump Siapkan Balasan Jika Korut Serang Guam

Internasional

Pemerintah Kembali Kirim Bantuan untuk Pengungsi Rohingya di Myanmar
error: Content is protected !!