Home / Politik

Senin, 26 April 2021 - 11:07 WIB

Saran ASEAN Summit, Anis Matta: Stop Kekerasan dan Stop Penangkapan di Myanmar

JAKARTA – Ketua Umum DPN Partai Gelombang Rakyat Indonesia (Gelora) Anis Matta berharap para pemimpin ASEAN mengambil tindakan tegas terhadap pelanggaran HAM dan kekerasan di Myanmar pada pertemuan KTT ASEAN yang diadakan di Jakarta pada Sabtu (24/4/2021) ini.

Pertemuan ini akan dipimpin oleh Sultan Brunei Darussalam, Hassanal Bolkiah yang juga merupakan Ketua ASEAN 2021. Pertemuan ini, merupakan KTT ASEAN pertama yang digelar secara tatap muka sejak 2020 lalu ketika pandemi Covid-19 melanda dunia.

“Pemimpin ASEAN harus bersikap jelas kepada Pemimpin Junta Militer Myanmar, Min Aung Hlaing untuk Stop Kekerasan dan Stop Penangkapan (Stop Violence and Stop Arrests!) di Myanmar saat ini juga,” ujar Anis Matta dalam keteranganya, Sabtu (24/4/2021).

Anis Matta menegaskan, bahwa pemerintahan demokratis sipil harus dihormati karena hal tersebut adalah pilihan rakyat. Kudeta militer Myanmar oleh Junta Militer akan memperparah keselamatan dan kebebasan publik ASEAN umumnya dan masyarakat Myanmar khususnya.

Baca juga  Begini Arahan Kapolsek Mandor, Saat Memimpin Apel Pagi

“Pemimpin ASEAN tidak boleh memberikan legitimasi dimanapun terhadap pelanggaran nilai-nilai demokrasi dan kebebasan dan seharusnya Indonesia berada yang terdepan memperjuangkan nilai-nilai kebebasan, demokrasi di ASEAN dan seluruh dunia,” ujar Anis Matta.

Partai Gelora melihat KTT ASEAN harus menjadi langkah kongkret ASEAN menyelesaikan konflik kekerasan, pelanggaran HAM dan menghancuran nilai-nilai demokrasi di kawasan ASEAN.

“Di Bulan Ramadhan yang suci ini tidak boleh ada tetes darah yang tertumpah dari anak manusia yang memperjuangkan kebebasan asasinya yang diberikan Tuhan,” ujarnya..

Oleh karena itu, Anis Matta berharap konflik internal Myanmar harus mendapatkan resolusi terbaik tanpa menambah korban jiwa masyarakat Myanmar

Seperti diketahui, Menteri Luar (Menlu) Negeri Retno LP Marsudi mengatakan, para pemimpin Asean akan menggelar Asean Leaders’ Meeting (ALM) di Jakarta pada hari ini. Meskipun tiga perdana menteri atau kepala negara berhalangan hadir, yakni Thailand, Laos dan Kamboja..

Baca juga  Dorong Kyai Zul - Rohmi, Pendukung Ramai Ramai Cetak Baju

Pertemuan itu rencananya akan membahas mengenai perkembangan situasi dan krisis politik di Myanmar.

“Para pemimpin Asean termasuk Presiden Republik Indonesia telah menerima undangan dari Sultan Brunei Darussalam selaku Ketua Asean untuk menghadiri ALM besok,” ujar Menlu, Sabtu (24/4/2021).

Menlu menyampaikan, pertemuan tersebut merupakan tindak lanjut atas pembicaraan Presiden Jokowi dengan Sultan Brunei Darussalam Hassanal Bolkiah selaku Ketua Asean.

“Kalau kita tengok ke belakang, ALM ini merupakan inisiatif Indonesia dan merupakan tindak lanjut pembicaraan antara Presiden Republik Indonesia dengan Sultan Brunei Darussalam selaku Ketua Asean,” ujarnya. (R)

Share :

Baca Juga

Politik

Bawaslu Kalbar Lakukan Pengawasan Melekat Pada KPU

Politik

Informasi Terakhir Diterima Gerindra: Ustaz Abdul Somad Tetap Pilih Dakwah

Politik

Partai Gelora Usul Pilkada 2022 dan 2023 Ditarik Serentak pada 2024

Politik

Bergerak Cepat, Bawaslu Landak Gelar Rakor Pembentukan PTPS Dengan Panwaslu Kecamatan

Politik

Golkar Kubu Raya Buka Pendaftaran Calon Bupati

Politik

Gelar ‘GELORA DIGIFEST 2020’ , Partai Gelora Indonesia Mulai Lakukan Rekruitmen Anggota Secara Digital

Politik

Dukung Kreasi Milenial, Partai Gelora Gelar Malam Anugerah Lomba Video Destinasi Wisata

Politik

Mad Nur : Pemerintah Diminta Jangan Tiru Cara AS dan China Atasi Resesi Ekonomi, Indonesia Bisa Kolaps
error: Content is protected !!